Revitalisasi Warisan Budaya Tak Benda di Desa Heritage Gelgel, Bali: Kolaborasi Seni Budaya, Sastra, dan Teknologi Digital
DOI:
https://doi.org/10.22225/csj.8.1.2025.21-25Keywords:
kolaborasi kebudbayaan dan teknologi, revitalisasi, warisan budayaAbstract
Warisan budaya tak benda (WBTb) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan di era modernisasi dan globalisasi, yang berpotensi mengikis eksistensinya dan menyebabkan hilangnya identitas kultural. Banyak dari warisan ini, yang merupakan identitas dan kekayaan bangsa, berisiko mengalami kepunahan jika tidak ada upaya pelestarian yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini akan memaparkan metodologi, hasil, pembahasan, serta simpulan dan tindak lanjut dari program PKM ini sebagai studi kasus dalam upaya pelestarian budaya berbasis komunitas dan teknologi. telah berhasil mencapai tujuannya dalam merevitalisasi seni lukis Wayang Kamasan, digitalisasi lontar, dan pelestarian seni tari Wayang Wong. Luaran yang dicapai meliputi peningkatan keterampilan 12 anak dalam seni lukis dengan produk godibag inovatif, digitalisasi tiga cakep lontar yang penting, serta regenerasi 16 penari muda Wayang Wong. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara komunitas, seniman, dan teknologi digital adalah strategi efektif untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya tak benda di tengah tantangan modernisasi. Program ini tidak hanya menghasilkan produk fisik dan digital, tetapi juga meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan kapasitas masyarakat lokal dalam menjaga identitas budaya mereka.
References
I. M. Mardika, A. A. G. Raka, & I. M. Suwitra. (2020). Cultural Heritage In Pekraman Gelgel Village: From Text To Context.
I. M. Mardika. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pelestarian Warisan Budaya Di Desa Gelgel, Klungkung, Bali.
Tjokorda Istri Agung Ray Sri Mahadewi & Naniek Kohdrata. (2024). The Identification Of Cultural Landscapes That Form Spatial Patterns In Gelgel Village, Klungkung. In Journal Of A Sustainable Global South.
N. Ito. (2003). Intangible Cultural Heritage Involved In Tangible Cultural Heritage.
Li Fu-Xiang. (2011). Intangible Cultural Heritage Protection And Cultural Consciousness:Reflections On The Current Intangible Cultural Heritage Protection. In Journal Of Sichuan College Of Education.
I. Made, Adi Surya Pradnya, & Danu Tirta. (N.D.). Ramayana: The Art Of Wayang Wong In Dewa Yajna Ritual For The Harmony Of Bhuana Alit And Bhuana Agung In Bali.
Komang Hendri Purwanata, I. A. S. Wirani, & I. B. Rai. (2019). Campuh Warna Basa Ring Sesolahan Wayang Wong Saking Sekeha Wayang Wong Guna Murti Desa Tejakula Sane Mamurda Katundung Anggada. In Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha.
I. G. Oka & Surya Negara. (2008). Wayang Wong Tejakula Sebagai Sumber Cerita Dalam Karya Anggada Mada.
Een Herdiani, I Gusti Ngurah Sudibya, Endang Caturwati, Sri Rochana W, Suzen Hr Lumbuan Tobing, & Muhammad Mughni Munggaran. (2022). The Existence Of Tejakula Wayang Wong Dance Drama, A Cultural Heritage For Preservation, Delamination, And Tourism Attraction. In International Journal Of Social Science.
I. Mudra, A. A. G. R. Remawa, & I. K. A. Wirawan. (2020). Wayang Kamasan Painting And Its Development In Bali’s Handicrafts. In Cultura.
I. M. Berata & I. M. Mertanadi. (N.D.). Commodification Of Wayang Kamasan Painting As Kriya Product In Kamasan Village Klungkung Bali
N. Suciati, Ni Putu Sutramiani, & Daniel Siahaan. (2022). Lontar_Detc: Dense And High Variance Balinese Character Detection Method In Lontar Manuscripts. In Ieee Access.
I. M. Sudarsana. (2024). Conservation Of Hindu Religious Lontar Manuscripts Through Lontar Digitization Website Information System In Tabanan Regency. In Jurnal Penelitian Agama Hindu.
I. M. Sudarsana, I. Yasa, & I. B. Utama. (2019). Lontar Digitalization On Lontar Study Center, Udayana University, Denpasar. In International Journal Of Linguistics, Literature And Culture.
I. P. A. E. D. Udayana, Made Sudarma, & I. G. B. P. Putra. (2024). Improving The Accuracy Of Bali Lontar Digitization Using The Jaro Winkler Distance Method. In 2024 9th International Conference On Business And Industrial Research (Icbir).
I. Sutrisna, Niken Widyastuti, & K. Cahyadi. (2019). Kajian Pengobatan Tradisional Cacar Menurut Terjemahan Lontar Usada Kacacar. In Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
I. N. Semaranata, M. I. K. Margi, & M. Maryati. (2016). Identifikasi Artefak-Artefak Tokoh I Gusti Dawuh Tultul Di Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di Sma.
I. M. Mardika, Agus Kurniawan, N. Satyawati, & A. D. Larantika. (2022). Pengembangan Desa Adat Gelgel Sebagai Wisata Spiritual. In Postgraduated Community Service Journal.
Anak Agung Ayu Wulandari. (2016). The Role Of Pitamaha In Balinese Artistic Transformation: A Comparison Between Kamasan And Gusti Nyoman Lempad Artistic Style. In Humaniora.
Gaya Mentari & Een Syaputra. (2024). Digitalisasi Video Dokumenter Terhadap Warisan Budaya Guritan, Rejung, Dan Tadut. In Madaniya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 I Made Mardika, I Made Suwitra, Putu Yudi Prabhadika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



