Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi

  • Khusnul Khuluqi Universitas Pamulang
  • Napisah Universitas Pamulang
Keywords: financial target, ineffective monitoring, rationalization, competence, arrogance, financial statement fraud, firm size

Abstract

This study aims to examine the impact of monetary targets, incapable checking, justification, competence, what's more, self-importance on budget report extortion with firm size as directing. The populace utilized in this study is producing organizations in the shopper products area recorded on the Indonesia Stock Exchange in the 2015-2019 period. The information in this exploration were gathered by purposive testing technique, so that a total sample obtained was 22 companies and 110 financial statement data were determined as observations. The aftereffects of this study show that defense influences fiscal summary extortion while monetary objective, monetary objective, capability, and haughtiness meaningfully affect budget report misrepresentation. The rationalization variable has an impact on budget report misrepresentation with the directing variable of company size, while the financial target, financial target, competence, and arrogance have no effect on financial statement fraud with the company size moderating variable.

References

AICPA, SAS No. 99. (2002). Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. New York: AICPA.

Annisya, M., & et, al. (2016). Pendeteksian Fraudulent Financial Statement dengan Analisis Fraud Diamond (Studi Empiris Perusahaan Jasa Sektor Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010 – 2014). Unpublished. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Lampung.

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2016). Report to the Nations on Occupational Fraud and Abuse. Retrieved from www.acfe.com/rttn/rttn-2016.pdf.

Arens, A. A., & Loebbecke, J. K. (2008). Auditing an Integrated Approach. Seventh Eddition Upper Saddle River, NewYersey: Prentice-Hall, Inc.

Arisandi, D., & Verawaty. (2017). Fraud Pentagon Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Pada Peusahaan Keuangan dan Perbankan di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Fact Book Tahun 2016). Universitas Bina Darma. Palembang.

Auditor of Public Accounts. (2011). The Fraud Triangle. Virginia SEC Semper Tyrannis.

Cressey, D. R. (1953). Other People’s Money. Montclair, NJ: Patterson Smith, pp.1- 300.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujarati., & Porter. (2009). Dasar-dasar Ekonometrika. Jakarta: Salemba Empat.

Handoko, B. L., & Ramadhan, K. A. (2017). Pengaruh Karakteristik Komite Audit, Keahlian Keuangan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kemungkinan Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015). Universitas Bina Nusantara. Jakarta.

Horwarth, C. (2011). The Mind Behind The Fraudsters Crime: Key Behavioral and Environmental Element.

Ikatan Akuntansi Indonesia. (2001). Standar Pemeriksaan Akuntan Publik. SA Seksi 316. Petimbangan Atas Kecurangan Dalam Audit Laporan Keuangan. Jakarta.

Ikatan Akuntansi Indonesia. (2001). Standar Akuntansi Keuangan. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keangan. Jakarta.

Ikatan Akuntansi Indonesia. (2001). Standar Akuntansi Keuangan. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 1. 2009 Revisi 2013. Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntansi Indonesia. Jakarta.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Cost and ownership structure. Journal of Financial Economic. 3(4), 305-360.

Lindasari, V. (2019). Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderating Menggunakan Pentagon Analisis. Seminar Nasional Cendekiawan ke 5 Tahun 2019. Buku 2: Sosial dan Humaniora.

Sekaran, U. (2011). Research Methods For Business (Metode Penelitian Untuk Bisnis). Jakarta: Salemba Empat.

Siddiq, F. R., & et, al. (2016). Fraud Pentagon Dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index Tahun 2014-2015). Seminar Nasional dan The 4th Call For Syariah Paper (SANCALL) 2017

Sihombing, K. S., & Shiddiq N. R. (2014). Analisis Fraud Diamond dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud: Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Journal of Accounting Fakultas Ekonomika dan Bisnis,

Skousen., & et, al. (2009). Detecting and Predecting Financial Statement Fraud: The Effectiveness of the Fraud Triangle and SAS No. 99. Corporate Governance and Firm Performance Advances in Financial Economic, 13, 53-81.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tuanakotta, T. M. (2012). Audit Berbasis ISA (Internatinal Standar Auditing). Jakarta: Salemba Empat.

Ulfah, M., & et. al. (2017). Pengaruh Fraud Pentagon Dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris Pada Perbankan di Indonesia Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011- 2015). Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi. 5(1), 399-418.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. (2008).

Widarti. (2015). Pengaruh Fraud Triangle Terhadap Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa Palembang.

Wolfe, D. T., & Dana R. H. (2004). The Fraud Diamond : Considering the Four Elements of Fraud. CPA Journal. 74(12). 38- 42.

Yusof, M., Khair, A., & Simon, J. (2015). Fraudulent Financial Reporting: An Application of Fraud Models to Malaysian Public Listed Companies. The Macrotheme review: A Multidisciplinary Journal of Global Macro Trends, 126-145.

www.idx.co.id

Published
2022-11-02
Section
Articles
Abstract viewed = 281 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 239 times