Redesign Area Dermaga I Dan II Pelabuhan Celukan Bawang Dengan Pendekatan Arsitektur Sustainable

Indonesia

Authors

  • I Gusti Ngurah Agung Aditya Putra Program Studi Arsitektur, Universitas Warmadewa
  • I Kadek Merta Wijaya Program Studi Arsitektur, Universitas Warmadewa
  • I Wayan Wirya Sastrawan Program Studi Arsitektur, Universitas Warmadewa
  • Ni Wayan Nurwarsih Program Studi Arsitektur, Universitas Warmadewa

DOI:

https://doi.org/10.22225/undagi.13.1.12109.53-62

Keywords:

Deskriptif kualitatif , Pelabuhan , Pariwisata , Redesign , Sustainable

Abstract

Pelabuhan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan atau perairan dengan batas–batas tertentu sebagai tempat kapal untuk bersandar, naik dan turun penumpang, atau bongkar muat barang. Khususnya kabupaten Buleleng, dengan jumlah kunjungan pariwisata kian meningkat setiap tahunnya namun tidak dapat bermanfaat secara maksimal. Dengan jarak dan akses masuk ke pulau Bali terpusat di Bali Selatan menyebabkan kunjungan wisata lebih terpusat di kawasan Bali selatan dan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan akomodasi. Salah satu solusi yang dapat diambil mengatasi permasalahan ini dengan menambah gerbang masuk ke pulau Bali melalui jalur laut dengan mengembangkan pelabuhan Celukan Bawang pada area dermaga I dan II sebagai pelabuhan pariwisata dengan memeberikan fasilitas yang lebih layak dengan menggunakan konsep sustainable untuk menciptakan bangunan ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi penghuni, pengguna, dan masyarakat. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif difokuskan pada permasalahan atas dasar fakta sehingga redesign pelabuhan ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata di Bali Utara.

References

Handoko, J. S., & Ikaputra. (2019). Prinsip Desain Arsitektur Biolimatik Pada Iklim Tropis. Langkau Betang, 87-100.

Laksito, B. (2014). Metode Perencanaan & Perancangan Arsitektur. Jakarta Timur: Griya Kreasi.

Latifah, N. L. (2015). Fisika Bangunan 1. Jakarta Timur: Griya Kreasi.

Latifah, N. L. (2015). Fisika Bangunan 2. Jakarta Timur: Griya Kreasi.

Nur, N. K., Halim, H., Mahyuddin, Tampu, M., Gani, I., Setiawan, A. M., . . . Karamma, R. (2021). Perancangan Pelauhan Laut. Makassar: Yayasan Kita Menulis.

PPID Kabupaten Buleleng. (2024, Agustus 29). Hebat! Buleleng Ditetapkan Sebagai Kabupaten Kreatif 2024. Diambil kembali dari ppid.bulelengkab.go.id: https://ppid.bulelengkab.go.id/berita/detail/hebat-buleleng-ditetapkan-sebagai-kabupaten-kreatif-2024

Saputra, A. I., Darmawan, I. S., & Kurniawan, A. (2021). Perencanaan Dan Perancangan Pasar Seni Tradisional Dengan Fasilitas Creative Hub di Gianyar, Bali. UNDAGI: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa, 210–220.

Tsaniyah, N. A., & Zahrah, W. (2024). Kajian Aspek-Aspek Perancangan Creative Hub di Kabupaten Asahan. Jurnal Kajian Ilmu Seni,Media dan Desain, 46-63.

Udayana, I. P., & Dwijendra, N. A. (2012). Arsitektur dan Tata Ruang Pelabuhan. Denpasar: Udayana University.

Udayana, I., Hartawan, I., & Sugihantara, I. (2023). Perencanaan Dan Perancangan Pusat Kreatif Masyarakat “Klungkung Creative Center”. UNDAGI: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa, 213–222.

Wikarma, K. A., Suweda, I., & Suparsa, I. P. (2016). Analisis Kinerja dan Pengembangan Pelabuhan di Bali (Studi Kasus: Pelabuhan Celukan Bawang). Jurnal Spektran , 47-58.

Published

2025-06-30

How to Cite

Putra, I. G. N. A. A., Wijaya, I. K. M., Sastrawan, I. W. W., & Nurwarsih, N. W. (2025). Redesign Area Dermaga I Dan II Pelabuhan Celukan Bawang Dengan Pendekatan Arsitektur Sustainable: Indonesia. Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa, 13(1), 53–62. https://doi.org/10.22225/undagi.13.1.12109.53-62