Pengabdian Berbasis Masterplan Dalam Pengembangan Pura Bukit Amerta bagi Kelompok Umat Hindu Jawa di Kec. Karangdoro, Banyuwangi – Jawa Timur

  • Made Suryanatha Prabawa Fakultas Teknik Universitas Warmadewa
  • Gde Bagus Andhika Wicaksana Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik & Perancangan, Universitas Warmadewa
  • Made Anggita Wahyudi Linggasani Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik & Perancangan, Universitas Warmadewa

Abstract

Pura Bukit Amerta merupakan salah satu Pura di Provinsi Jawa Timur, tepatnya berlokasi di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegal Sari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sejarah Pura Bukit Amerta berawal dari punden yang berupa batu.Batu tersebut berada di Bukit Tambur yang ada di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro. Batu tersebut dapat mengeluarkan suara merdu sehingga dikeramatkan dan di sini pula umat Hindu memohon tirtha amerta yang dipimpin oleh sesepuh umat.Batu tersebut merupakan Batu Lingga Yoni yang diyakini sebagai Lingga Yoni peninggalan Maharsi Markandeya. Berdasarkan penggalan sejarah tersebut mulailah muncul sebuah Pura dengan nama “Pura Bukit Amerta”. Potensi yang terlihat adalah melalui sejarahnya dan mulai dikenalnya pura maka akan memiliki pemedek yang semakin bertambah. Bertambahnya pemedek beserta dampak lain yang mengikuti perlu diberi solusi sebagai tanggapan menjawab permasalahan yang akan datang. Permasalahan lain yang cukup signifikan diamati adalah Pura Bukit Amertha belum memperlihatkan lokalitasnya sebagai tempat ibadah berarsitektur Jawa Kuno layaknya bangunan ibadah Hindu Jawa pada masanya. Berdasarkan hal tersebut dibuatkanlah Masterplan perencanaan dimulai dengan kajian dan output berupa gambar perecanaan (2D dan 3D) dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Produk output tersebut diharapkan dapat mempermudah pengemong pura dalam pengembangan pura serta pengajuan dana untuk perbaikan maupun pembangunan massa baru

References

https://www.kent.gov.uk/__data/assets/pdf_file/0003/23583/Masterplanning-for-SuDS-Part-5.pdf

Danisworo. 1995. Sumber Daya Budaya dan Konservasi Kota dalam Konteks Perancangan Kota. Lokakarya Pariwisata Perkotaan : Pengembangan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Binaan di Kota sebagai Basis Pariwisata Perkotaan. Bandung : Pusat Studi Penelitian Pariwisata.

Firmansyah, Maulana Reddy, dkk. 2017. Pola Ruang Pura Kahyangan Jawa Timur dan Bali BerdasarkanSusunan Kosmos Tri Angga dan Tri Hita Karana. Universitas Brawijaya : Jurnal Mahasiswa Arsitektur.

Issemiarti, Siti Madichah. 2011. Revitalisasi Bangunan Lama Sebagai Upaya Konservasi Kota. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, Vol 9, No.1.

MIPL. 2010. Konservasi. Purwokerto: STMIK AMIKOM.

Wijaya, Made. 2014. Majapahit Style. Wijaya Words.

Prijotomo, Josef. 1984. Ideas and Forms of Javanese Architecture. Gadjah Mada UniversityPress.

Published
2021-03-26
Section
Articles
Abstract viewed = 10 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 8 times