Pelestarian dan Pemanfaatan Warisan Budaya Pura Giri Natha sebagai Daya Tarik Wisata Religi di Timor Leste

Authors

  • Anak Agung Ayu Dewi Larantika Fakultas Pascasarjana, Universitas Warmadewa, Denpasar, indonesia
  • I Made Mardika Fakultas Pascasarjana, Universitas Warmadewa, Denpasar, indonesia
  • Toto Noerasto Fakultas Pascasarjana, Universitas Warmadewa, Denpasar, indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/pcsj.6.2.2025.76-80

Keywords:

cultural heritage, Pura Giri Natha, preservation, utilization, religious tourism

Abstract

This community service activity aims to preserve and utilize the cultural heritage of Pura Giri Natha in Taibesi, Dili, Timor-Leste, as a religious tourism attraction. Pura Giri Natha is the largest Hindu temple in Timor-Leste and serves as a symbol of the cultural ties between Bali and Timor-Leste. The primary challenges identified include the absence of a formal temple community group (pengyungsung) and infrastructure that has not yet been organized for spiritual tourism. The proposed solutions involve establishing a temple management group through counseling and institutional mentoring, as well as organizing the temple area based on best practices from temple tourism management in Bali. The results demonstrate the formation of an active management group and improvements in infrastructure arrangement. This activity contributes to cultural preservation, local economic empowerment, and the development of sustainable tourism.

References

Amaral De Araujo, A. L. C. (2013). Pemanfaatan ruang terbuka kota di Kecamatan Cristo Rei Kabupaten Dili berdasarkan sudut pandang budaya Timor-Leste.

Anwar, D. R. (2010). Peran sentral pemangku dalam agama Hindu: Studi kasus pada Pura Raditya Dharma Cibinong Bogor.

Bagus, A. G., & Rema, N. (2017). Keharmonisan dalam tinggalan arkeologi di Pura Dangka, Tembau, Denpasar.

Baptista, J. L., Bahruddin, M., & Riyanto, D. Y. (2016). Perancangan logo dan media promosi Cristo Rei berbasis religi untuk meningkatkan brand awareness wisata Kota Dili.

Brata, I. B., Rai, I. B., & Wartha, I. B. N. (2020). Pelestarian warisan budaya dalam pembangunan pariwisata Bali yang berkelanjutan.

Crysti, C., Alpiana, A., Oktaviani, A., Maretha, K., Sutanto, P., Anastasius, R., & Sutanto, P. (2024). Upaya pelestarian angklung sebagai warisan budaya di Jawa Barat.

Dos Santos, A. A., & Shantini, Y. (2024). Peran (Uma Lulik) dalam kehidupan masyarakat di Timor Leste.

Dwijendra, N. K. A., & Putra, I. (2020). Collaboration and acculturation to manage and create architectural design of Giri Natha Temple, Timor Leste: The architectural harmony between Bali and Timor Leste.

Freitas, A. T. D. S., & Ansusanto, J. D. (2024). Pengaruh bangkitan pergerakan terhadap kinerja ruas jalan di kawasan Colmera, Dili Timor Leste.

Haibiyah, F. (2013). Ritual tata cara perkawinan umat Hindu di Pura Jagat Giri Natha di Desa Beton Menganti Gresik.

Laksmi, A. A. R. S. (2016). Pengelolaan warisan budaya Pura Tanah Lot sebagai daya tarik wisata di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Lay, J. T. (2020). Landasan konseptual perencanaan dan perancangan arsitektur pusat kebudayaan Timor Lorosa'e di Dili.

Ludji, N. S. M., & Taneo, R. F. S. (2024). Gereja Masehi Injili di Timor dan keberpihakan pada alam: Apresiasi terhadap liturgi Bulan Lingkungan Hidup di Gereja Masehi Injili di Timor.

Mangku, D. G. S. (2019). Sejarah dan fungsi perbatasan darat antara Indonesia dan Timor Leste.

Mardika, I. M. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian warisan budaya di Desa Gelgel, Klungkung, Bali.

Mardika, I. M., Laksmi, A. A. R. S., & Suwendri, N. M. (2021). Pelestarian prasasti di Pura Dadia Pande Pangi, Desa Pikat Kecamatan Dawan, Klungkung.

Mardika, I. M., Senastri, N. M. J., & Prabhadika, I. P. Y. (2023). Pengembangan wisata spiritual di Desa Ped Nusa Penida.

Martins, F. L. D. S., & Mahendra, I. W. E. (2024). Strategi pengembangan destinasi wisata: Studi kasus Cristo Rei di Dili, Timor-Leste.

Mascarenhas, A., Ngatno, N., & Dewi, R. S. (2024). Didimera tourism village development strategy in Timor Leste.

Published

2025-12-01

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2