PENGENDALIAN PERSEDIAAN PART NON MOVING DENGAN MENGGUNAKAN METODE FSN ANALISIS

  • I Gusti Ngurah Putra Harthawan Politeknik Nasional
  • Ida Bagus Putra Manuaba Politeknik Nasional
  • Tohir Rendra Pratama Politeknik Nasional

Abstract

Agung Toyota Tabanan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif serta mempunyai 3 divisi yaitu Administrasi, Operasional dan Marketing. Divisi Admisnistrasi menangani semua pembukuan, akuntansi dan aktivitas kesekretariatan di dalam perusahaan. Divisi Operasional terdiri dari kegiatan bengkel dan kegiatan spare part dalam menyediakan item untuk kendaaraan yang akan melakukan servis ke Agung Toyota Tabanan. Divisi Marketing menangani pemasaran mobil baru. Divisi Operasional, khususnya pada bagian spare part, selalu mengalami permasalahan yaitu tidak bisa secara rutin mengendalikan persediaan part non moving sesuai dengan target yang sudah ditetapkan oleh induk perusahaan. Masalah ini terjadi disebabkan adanya beberapa persediaan part non moving memiliki frekuensi permintaan yang tinggi hingga melebihi batas maksimal permintaan terhadap part non moving. Oleh karena itu diperlukan metode FSN Analysis untuk mengendalikan persediaan part non moving demi meminimalisir terjadinya over stock. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data seperti observasi atau pengamatan, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode FSN Analysis di Agung Toyota Tabanan terhadap persediaan spare part sangat bermanfaat dalam memandu pembelian dan pemesanan. Hal ini dapat memberikan gambaran yang jelas kepada manajemen ketika pergerakan part berubah menjadi slow moving dari kategori non moving, atau sebaliknya. Sehingga dapat membantu untuk mengkategorikan kembali dan mempertahankan tingkat persediaan yang optimal sesuai dengan pergerakan aktual part selama beberapa waktu.

Kata Kunci : Spare Part, FSN Analysis, Persediaan

References

Indrajit, E. R. , dan D. R. (2003). ManajemenPersediaan:BarangUmum dan Suku Cadang untuk Keperluan Pemeliharaan, Perbaikan, dan Operasi. Grasindo. Grasindo.

Martani, D. , dkk. (2016). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK (2nd ed.). Salemba Empat.

Pandiangan, S. (2017). Operasional Manajemen Pergudangan : Panduan Pengelolaan Gudang. Mitra Wacana Media.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D). Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. . Alfabeta.

Telsang, M. (2005). Industrial Engineering and Production Management. Ebook. S.Chand and Company LTD. New Delhi.

Warman, J. (2018). Manajemen Pergudangan. Sinar Harapan.

Published
2024-01-28
How to Cite
Harthawan, I. G. N. P., Manuaba, I. B. P., & Pratama, T. R. (2024). PENGENDALIAN PERSEDIAAN PART NON MOVING DENGAN MENGGUNAKAN METODE FSN ANALISIS. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 15(2), 279-283. https://doi.org/10.22225/kr.15.2.2024.279-283
Abstract viewed = 77 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 90 times