Identifikasi Potensi dan Masalah Ekowisata Air Minum Be Gianyar dalam Kontek Infrastruktur

  • I Wayan Suky Luxiana Universitas Warmadewa, Denpasar Bali
  • Agus Kurniawan Universitas Warmadewa, Denpasar-Bali
  • Ika Wahyuni Universitas Warmadewa, Denpasar-Bali
Keywords: Air, Be Gianyar, Ekowisata, Infrastruktur

Abstract

Air minum Be Gianyar terletak di Banjar Bukian Kawan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan Gianyar. Air minum Be Gianyar diluncurkan bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Gianyar yang ke 250 senin 19 April 2021 oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Pengelola Air Minum dalam kemasan Be Gianyar adalah Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani. Pabrik AMDK ini didirikan berkat buah ide Bupati Gianyar I Made Mahayastra, produk AMDK ini memanfaatkan mata air Belahan Paras, yang disucikan oleh krama desa adat Bukian. Proses pengemasan air minum Be Gianyar ini menggunakan teknologi nanofiltrasi untuk pengaturan rasa dan komposisi mineral, sehingga rasanya akan berbeda dengan produk sejenis. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi dan masalah dari pengembangan ekowisata air minum Be Gianyar dalam kontek Infrastrukur. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Tujuan teknik pengambilan sampel menggunakan informan dan menggunakan informan kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi dan masalah yang dibagi menjadi 5 aspek ekowisata yaitu konsep konservasi, konsep partisipasi masyarakat, konsep ekonomi, konsep edukasi dan konsep wisata. Penelitian disimpulkan partisifasi masyarakat (Adat) dalam pemanfaatan sumber daya air Be gianyar belum sepenuhnya optimal ini dapat dilihat belum berperannya masyarakat lokal dalam pemanfaatan dan pengelolaan. Kebijakan yang memberikan izin Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani menggangu kebutuhan pokok masyarakat Bukian, dimana sumber mata air Belahan Paras merupakan salah satu kawasan yang disucikan oleh adat Bukian. Dalam pemanfaatan sumber daya air, baik yang dilakukan oleh perusahan daerah maupun perusahan swasta perlu memperhatikan kepentingan masyarakat adat dalam pemenuhan hak atas air, karena air adalah kebutuhan yang vital.

 

References

Aryastana, P., Agung, G., Eryani, P., Cok, D., & Yujana, A. (2018). Analisis Kualitas Dan Kebutuhan Air Masyarakat Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Banyuwangi. Paduraksa, 7(2).

Lallo, C., Poluan, I. R. J., Msi, J. O., & Waani, S. T. (n.d.). Persepsi Wisatawan Terhadap Fasilitas Infrastruktur Di Pantai Pasir Putih Kabupaten Manokwari Propinsi Papua Barat.

Priono, Y. (n.d.). Pengembangan Kawasan Ekowisata Bukit Tangkiling Berbasis Masyarakat.

Usman, B., Manrulu, R. H., Nurfalaq, A., & Rohayu, E. (2017). Identifikasi Akuifer Air Tanah Kota Palopo Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Schlumberger. In Jurnal Fisika FLUX (Vol. 14, Issue 2). http://ppjp.unlam.ac.id/journal/index.php/f/65

Published
2021-12-02
Section
Articles
Abstract viewed = 57 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 76 times