Mengatasi Ancaman Tersembunyi: Strategi KKN-PMM Warmadewa Melalui Program Pelita Untuk Melindungi Remaja Dari Seks Berisiko Dan Dampak Psikologisnya
DOI:
https://doi.org/10.22225/csj.8.1.2025.56-61Keywords:
balita, cacing, gizi, obat, optimalisasiAbstract
Program PELITA (Pelindung Remaja dari Seks Berisiko dan Trauma Mental) merupakan inisiatif edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan mental yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Latar belakang program muncul dari tingginya prevalensi kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan gangguan kesehatan mental di kalangan remaja, yang disebabkan oleh kurangnya akses informasi, stigma sosial, serta lingkungan yang belum terbuka untuk membahas isu-isu sensitif. Metodologi yang digunakan meliputi tahap observasi, persiapan materi, pelaksanaan kegiatan interaktif, dan evaluasi hasil. Materi mencakup pubertas, fungsi organ reproduksi, pencegahan IMS, serta aspek psikologis seperti kesehatan mental dan keterampilan komunikasi asertif. Kegiatan melibatkan 64 siswa kelas 9 dengan metode diskusi, simulasi penolakan tekanan, tayangan video edukasi, dan pre-post test lisan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja, disertai tingkat partisipasi dan kepuasan yang tinggi. Banyak peserta menyatakan keberanian untuk lebih terbuka membahas isu remaja dan bertekad menjaga kesehatan dirinya sendiri. Dalam pembahasan, program diakui efektif dalam konteks lokal yang sebelumnya tertutup, dan direkomendasikan untuk diulang secara tahunan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Dukungan dari guru, orang tua, serta pemerintah desa menjadi kunci keberlanjutan. Secara keseluruhan, PELITA bukan hanya program edukasi, tetapi gerakan transformasi sosial yang menghasilkan generasi remaja yang lebih sadar, berani, dan sehat secara fisik maupun mental.
References
Agustini, D., & Damayanti, R. (2023). Faktor risiko infeksi menular seksual: literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(2), 207–213.
Ambali, D. D., Uly, N., & Alim, A. (2025). Pendidikan dan Komunikasi dalam Kesehatan Reproduksi Remaja: Systematic Literatur Review terhadap Faktor Risiko dan Strategi Intervensi. Jurnal Promotif Preventif, 8(4), 819–831.
Berhane, Y., Worku, A., Tewahido, D., Fasil, N., Gulema, H., Tadesse, A. W., & Abdelmenan, S. (2019). Adolescent girls’ agency significantly correlates with favorable social norms in Ethiopia—Implications for improving sexual and reproductive health of young adolescents. Journal of Adolescent Health, 64(4), S52–S59.
Chandra-Mouli, V., Plesons, M., Hadi, S., Baig, Q., & Lang, I. (2018). Building support for adolescent sexuality and reproductive health education and responding to resistance in conservative contexts: Cases from Pakistan. Global Health: Science and Practice, 6(1), 128–136.
Djidon, R., & Dewi, M. H. U. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Rumah Tangga Miskin di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(23), 620–629.
Dungga, E. F., & Ihsan, M. (2023). Pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(3), 134–139.
Fatkhiyah, N., Masturoh, M., & Atmoko, D. (2020). Edukasi kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), 84–89.
Lestari, F., Ariandini, S., Sari, A., Nadia, M., Yustria, R., Angela, S., & Ulandari, W. (2023). Edukasi Mengenai Infeksi Menular Seksual. Kreasi: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 54–65.
Liang, M., Simelane, S., Fillo, G. F., Chalasani, S., Weny, K., Canelos, P. S., Jenkins, L., Moller, A.-B., Chandra-Mouli, V., & Say, L. (2019). The state of adolescent sexual and reproductive health. Journal of Adolescent Health, 65(6), S3–S15.
Maharani, A., Pitaloka, A. D., Setyobudi, B. Y., Jannah, F. R., Damayanti, H. A., Makasabat, R. A., & Lailavega, R. (2025). Analysis of UNICEF’S Role in Addressing Child Violence in Indonesia 2019-2022. PROIROFONIC, 1(1), 146–161.
Nurnina, I., Sartono, A., & Sulaiman, E. (2021). The Nurture on Adolescent: a Review, in Supporting Peformance of Human Capital Life Cycle Constellation Developed by Coordinating Ministry for Human Development and Culture of The Republic of Indonesia. The First HISPISI’s International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Sciences “New Findings during Pandemic in Social Science, Humanities, Education and Law,” 97.
Permatasari, D., & Suprayitno, E. (2021). Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Remaja. Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat, 8–12.
Purnamawati, D., Musthofa, S. B., & Agushybana, F. (2024). Cultural impact on adolescent behavior advancing health, gender: A scoping review. Jurnal Promkes, 12, 174–180.
Putu, D. W. N., ratna Dewi, S., Kerans, F. F. A., Evayanti, L. G., Sumadewi, K. T., Dewi, A. A. A. A. P., Astini, D. A. A. A. S., & Kurniawati, I. (2024). Pemberdayaan Kader UKS dalam Deteksi Dini Masalah Gizi d SMP Negeri 9 Denpasar. Warmadewa Minesterium Medical Journal, 3(1), 58–62.
Ross, D. A., Hinton, R., Melles-Brewer, M., Engel, D., Zeck, W., Fagan, L., Herat, J., Phaladi, G., Imbago-Jácome, D., & Anyona, P. (2020). Adolescent well-being: a definition and conceptual framework. The Journal of Adolescent Health, 67(4), 472.
Sammon, E. M., Monica, M., Mehjabeen, J., & Revita, W. (2017). Overview of Promising Practices in Adolescent Programming in Indonesia by UNICEF (and other partners). Oxford: Oxford Policy Management.
Singh, J. A., Siddiqi, M., Parameshwar, P., & Chandra-Mouli, V. (2019). World Health Organization guidance on ethical considerations in planning and reviewing research studies on sexual and reproductive health in adolescents. Journal of Adolescent Health, 64(4), 427–429.
Sitepu, J. N. (2021). Bahaya dan pencegahan infeksi menular seksual. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 66–74.
Suryani, D., Edwin, V. E., Suyitno, S., Maretalinia, M., & Nilasari, N. (2020). Prevalence and risk factors of underweight for adolescent in Indonesia: a cross-sectional from global school-based student health survey 2015. Public Heal Indones, 6, 129–137.
Witari, N. P. D., Kerans, F. F. A., Dewi, A. A. A. A. P., Kurniawati, I., Sumadewi, K. T., Evayanti, L. G., Astini, D. A. A. A. S., & Pratiwi, A. E. (2025). Pendampingan Kader Dalam Pengelolaan Pijat Bayi di Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, Gianyar. Community Service Journal (CSJ), 7(2), 100–103.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ni Putu Diah Witari, Putu Indah Budi Apsari, Fransiscus Fiano Anthony, Ni Luh Gede Intan Prasetyaning Mas, Ferrini Ratu Sandha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



