Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Pernapasan melalui Pelatihan Cuci Hidung dan Literasi Finansial pada Karyawan Hotel di Kuta, Badung

Authors

  • Made Gita Ratnasari Departemen Kedokteran Klinik, Fakultas Kedoketeran dan Ilmu Kesehatatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Agus Santosa Departemen Kedokteran Klinik, Fakultas Kedoketeran dan Ilmu Kesehatatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Putu Rinawati Jayanti Departemen Kedokteran Klinik, Fakultas Kedoketeran dan Ilmu Kesehatatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ketut Wahyudiana Sudana Departemen Kedokteran Klinik, Fakultas Kedoketeran dan Ilmu Kesehatatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/wmmj.5.3.2026.281-289

Keywords:

cuci hidung, kesehatan pernapasan, literasi finansial

Abstract

Karyawan hotel merupakan kelompok pekerja yang memiliki aktivitas dan interaksi tinggi dengan lingkungan dalam ruangan, sehingga berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan, termasuk keluhan pada saluran pernapasan akibat paparan debu, polusi, maupun kualitas udara dalam ruangan. Selain aspek kesehatan, kemampuan dalam mengelola keuangan juga penting bagi karyawan untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan ekonomi keluarga. Permasalahan tersebut menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan cara mencuci hidung dan literasi finansial pada karyawan hotel di Kuta, Badung. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan melalui teknik mencuci hidung yang benar serta meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Desember 2025 di Hotel Masainn, Kuta, Badung, dengan melibatkan 20 karyawan. Metode meliputi pretest, penyuluhan, demonstrasi dan praktik cuci hidung, edukasi diversifikasi investasi, diskusi, serta posttest. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama penyuluhan, diskusi, dan praktik. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan skor sebelum dan sesudah edukasi. Nilai rata-rata pengetahuan cuci hidung meningkat dari total nilai rata-rata 66 menjadi 80, sedangkan literasi finansial meningkat dari total nilai rata-rata 62 menjadi 77. Seluruh 20 peserta memiliki nilai posttest yang lebih tinggi daripada pretest pada kedua materi. Temuan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan segera setelah pelatihan. Kegiatan juga dilengkapi dengan pembagian perlengkapan mencuci hidung sebagai sarana untuk mendukung penerapan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan karyawan dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan serta meningkatkan kemampuan mengelola keuangan secara bijak, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan karyawan.

References

Svanes Ø, Bertelsen RJ, Lygre SHL, et al. Cleaning at home and at work in relation to lung function decline and airway obstruction. Am J Respir Crit Care Med. 2018;197(9):1157-63. doi:10.1164/rccm.201706-1311OC.

Archangelidi O, Sathiyajit S, Consonni D, Jarvis D, De Matteis S. Cleaning products and respiratory health outcomes in occupational cleaners: a systematic review and meta-analysis. Occup Environ Med. 2021;78(8):604-17. doi:10.1136/oemed-2020-106776.

Carder M, Seed MJ, Money A, Agius RM, van Tongeren M. Occupational and work-related respiratory disease attributed to cleaning products. Occup Environ Med. 2019;76(8):530-6. doi:10.1136/oemed-2018-105646.

World Health Organization. Exposure to hazardous chemicals. Geneva: World Health Organization; 2021.

Kassel JC, King D, Spurling GK. Saline nasal irrigation for acute upper respiratory tract infections. Cochrane Database Syst Rev. 2010;(3). doi:10.1002/14651858.CD006821.pub2.

Rusba K, Wolo D. Bahaya dan risiko bahan kimia pada pekerjaan laundry pada Rumah Sakit ABC di Kota Balikpapan. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika. 2023;7(1):140-5. doi:10.37478/optika.v7i1.2775.

Sari IP, Safitri DM, Septiani W, Su'udi BC. Penyuluhan risiko bahan kimia laundry serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di industri laundry. Abdimas Universal. 2023;5(2):198-204. doi:10.36277/abdimasuniversal.v5i2.306.

World Health Organization. WHO global air quality guidelines: particulate matter (PM2.5 and PM10), ozone, nitrogen dioxide, sulfur dioxide and carbon monoxide. Geneva: World Health Organization; 2021. ISBN: 978-92-4-003422-8.

Fokkens WJ, Lund VJ, Hopkins C, et al. European Position Paper on Rhinosinusitis and Nasal Polyps 2020. Rhinology. 2020;58(Suppl S29):1-464. doi:10.4193/Rhin20.600.

Cabaillot A, Vorilhon P, Roca M, Boussageon R, Eschalier B, Pereira B. Saline nasal irrigation for acute upper respiratory tract infections in infants and children: a systematic review and meta-analysis. Paediatr Respir Rev. 2020;36:151-8. doi:10.1016/j.prrv.2019.11.003.

Slapak I, Novak P, Hagen M, Mahajan A, Parra MF. Effectiveness of intranasal saline cleansing methods for removal of particulate matter. J Otolaryngol ENT Res. 2024;16(1):15-22. doi:10.15406/joentr.2024.16.00541.

Centers for Disease Control and Prevention. How to safely rinse your sinuses. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention; 2025.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Perkembangan pariwisata Provinsi Bali Desember 2020. Denpasar: Badan Pusat Statistik Provinsi Bali; 2021.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Perkembangan pariwisata Provinsi Bali Desember 2021. Denpasar: Badan Pusat Statistik Provinsi Bali; 2022.

World Bank. Financial capability. Washington, DC: World Bank.

Downloads

Published

2026-09-30