Pelatihan BHD dan Edukasi Sport Injury untuk Keselamatan Pelari Perempuan OpenMile Denpasar

Authors

  • Komang Aditya Yudistira Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Made Puspa Dewi Astawa Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • I Putu Arwan Puspa Resmawan Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/wmmj.5.3.2026.262-269

Keywords:

bantuan hidup dasar., cedera olahraga, pelari perempuan, keselamatan olahraga, pertolongan pertama

Abstract

Aktivitas lari memberikan berbagai manfaat kesehatan, tetapi juga memiliki risiko kegawatdaruratan medis dan cedera olahraga yang memerlukan pengetahuan pertolongan awal yang memadai. Keterbatasan pengetahuan mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD), penanganan awal cedera olahraga, serta aspek hukum pemberian pertolongan pertama menjadi permasalahan pada pelari perempuan Komunitas OpenMile Denpasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai BHD, cedera olahraga, dan aspek hukum pertolongan pertama. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kegawatdaruratan medis, pelatihan praktik BHD, edukasi dan praktik penanganan awal cedera olahraga, serta sosialisasi aspek hukum pertolongan pertama. Evaluasi dilakukan secara deskriptif menggunakan pre-test dan post-test pada tiga domain pengetahuan, disertai observasi langsung, diskusi kelompok terarah, dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan BHD dari 50 menjadi 100, pengetahuan cedera olahraga dari 65 menjadi 90, dan pemahaman aspek hukum BHD dari 70 menjadi 90. Seluruh domain mencapai skor post-test ?75 sesuai indikator keberhasilan program. Selama sesi praktik, peserta juga mampu mengikuti dan mempraktikkan tahapan dasar BHD serta penanganan awal cedera olahraga dengan pendampingan instruktur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dan edukasi hukum dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai keselamatan dan pertolongan awal dalam aktivitas olahraga. Pelatihan penyegaran secara berkala dapat dipertimbangkan untuk mempertahankan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh.

References

Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovaskular Care. AHA Journals. 2010;122(4):676–684.

American College of Sports Medicine. ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription. 10th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2018.

American Heart Association. CPR & ECC Guidelines. American Heart Association; 2020.

Bompa TO, Carrera MC. Conditioning Young Athletes. Human Kinetics; 2015.

Brukner P, Khan K. Clinical Sports Medicine. 5th ed. McGraw-Hill; 2019.

Galloway J. The Run-Walk-Run Method. Shelter Publications; 2021.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. Konsensus Resusitasi 2020 Indonesia: Pedoman Bantuan Hidup Dasar dan Lanjutan di Indonesia. Jakarta: PERKI; 2020.

McGill S. Back Mechanic: The Secrets to a Healthy Spine Your Doctor Isn't Telling You. Backfitpro Inc.; 2017.

Notoatmodjo S. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2003.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. Buku Ajar Kursus Bantuan Hidup Jantung Dasar (BCLS). Jakarta: PERKI; 2016. p. 42–64.

Wilmore JH, Costill DL. Physiology of Sport and Exercise. Human Kinetics; 2004.

World Health Organization. Physical Activity and Health. World Health Organization; 2021.

World Health Organization. Injuries and Violence: The Facts. World Health Organization; 2014.

Yates C, Wiese-Bjornstal DM. Psychological Bases of Sport Injuries. Human Kinetics; 2020.

Downloads

Published

2026-09-30