Pemberdayaan Kader Remaja dalam Pencegahan Kekerasan Seksual dan Edukasi Hukum Pelaporan di Banjar Mambang Gede, Tabanan
DOI:
https://doi.org/10.22225/wmmj.5.3.2026.220-225Keywords:
kekerasan seksual, kader remaja, alur pelaporan dan hukum, pemberdayaan remajaAbstract
Sexual violence among adolescents is a public health issue with serious physical, psychological, and social consequences, yet it often remains unaddressed due to limited understanding of the reporting pathway and legal aspects. Adolescent cadres in Banjar Mambang Gede, Selemadeg Village, Tabanan Regency have strategic potential as agents of change, but have not received adequate education on sexual violence or its reporting mechanisms. This community service program aimed to improve adolescent cadres' knowledge of sexual violence prevention and their understanding of the legal and reporting pathway. The service framework consisted of interactive counseling, case-based Focus Group Discussion (FGD), practical legal education, and role-play simulation of the reporting procedure, evaluated using an electronic pre-test and post-test questionnaire. Participants were 9 females adolescent cadres aged 11-18 years in the partner area. Results showed that baseline knowledge on forms of sexual violence was already relatively high (mean 97.8%) and remained optimal (100%) after the education, while the total knowledge score about reporting steps, authorized institutions, victims' rights, and the cadre's role increased from a mean of 82.2% to 95.8%. These findings indicate that reinforcement remains valuable even when baseline knowledge is relatively good, particularly to consolidate practical skills in responding to and reporting cases appropriately. This program contributes to strengthening the role of adolescent cadres as education agents and first responders in community-level sexual violence prevention.
References
Fachrina F, Maihasni, Miko A. Pemberdayaan Remaja Usia Sekolah dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Mengenai Kekerasan Seksual di Kecamatan Pauh Kota Padang. Warta Pengabdian Andalas. 2022;29(1):23-8.
Sujadmi S, Febriani L, Herdiyanti. Upaya Pencegahan Sexual Violence pada Remaja Sekolah di Merawang Kabupaten Bangka. Society. 2018;6(2):89-99.
Delfina R, Saleha N, Sardaniah S, Nurlaili. Hubungan Pengetahuan tentang Seksual dengan Antisipasi terhadap Risiko Kekerasan Seksual pada Remaja. J Keperawatan 'Aisyiyah. 2021;8(1):1-8.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Menteri PPPA: Banyak Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Tidak Berani Melapor [internet]. Jakarta: Kemen PPPA; 2025 [diakses 9 Sep 2026]. Tersedia dari: https://www.kemenpppa.go.id/siaran-pers/menteri-pppa-banyak-perempuan-dan-anak-korban-kekerasan-tidak-berani-melapor
Joni IDAM, Surjaningrum ER. Psikoedukasi Pendidikan Seks kepada Guru dan Orang Tua sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak. J Diversita. 2020;6(1):20-7.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia; 2022.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia; 2014.
Panggabean SMU, Purba B, Sitompul JMP. Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual dalam Penegakan Hukum di Indonesia. J Kewarganegaraan. 2022;6(2):1-9.
Parinduri SK, Asnifatima A, Saci MAA, Nasution A. Peluang dan Tantangan Promosi Kesehatan Kader Kesehatan Remaja Kota Bogor. J Ilmu Kesehat Masy. 2021;10(1):1-9.
Surbakti E, Pardosi M, Sianturi E, Pasaribu RD, Sitorus E. Upaya Pembentukan Kader Remaja Sehat Reproduksi dalam Pencegahan Kanker Serviks. Dikmas J Pendidik Masy dan Pengabdian. 2022;2(1):245-58.
Rindu R, Abdi A, Afifa A, Dewi D, Himawati H, Muhammad M, dkk. Peningkatan Pengetahuan tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Usia Remaja. J Pengabdian Masy Saga Komunitas. 2022;2(1):148-54.
Hanifa F, Dhamayanti M, Yolandia RA, Izza LN. Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja. J Inov Hasil Pengabdian Masy. 2025;8(2):363-74.
Kusdemawati J. Peningkatan Literasi Seksual pada Remaja Rural melalui Teknik Focus Group Discussion dan Role Play. Basmat Al Ikhsan J Pengabdian Masy. 2026;2(1):9-15.
Handayani E, Dwidiyanti M, Nurrahima A. Metode Role Play sebagai Media Edukasi Meningkatkan Ketrampilan Ibu untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak Usia Pra Sekolah. Nurscope J Penelit dan Pemikir Ilm Keperawatan. 2022;8(1):26-30.
Paradiaz R, Soponyono E. Perlindungan Hukum terhadap Korban Pelecehan Seksual. J Pembangunan Hukum Indonesia. 2022;4(1):61-72.
