Pelatihan Penanganan Awal Gigitan Binatang pada Petugas Kebun Binatang untuk Mencegaah Penularan Penyakit yang Disebabkan oleh Gigitan Hewan di Kebun Binatang dan Pengelolaan Limbah Kebun Binatang
DOI:
https://doi.org/10.22225/wmmj.5.1.2026.77-80Keywords:
pegawai kebun binatang, penyuluhan, pelatihan, gigitan binatang, pengolahan limbah kebun binatangAbstract
Mitra kegiatan pengabdian ini adalah 35 orang pegawai kebun binatang yang bekerja pada berbagai divisi operasional, termasuk perawat satwa, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Pegawai kebun binatang memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan pengunjung, kesejahteraan satwa, serta kualitas lingkungan kerja. Permasalahan utama mitra adalah kurangnya pengetahuan mengenai penanganan gigitan binatang secara tepat dan aman, serta kurangnya pemahaman terkait pengolahan limbah kebun binatang, terutama limbah organik seperti kotoran satwa dan sisa pakan. Gigitan binatang merupakan salah satu risiko kerja yang dapat menyebabkan luka serius, infeksi, dan gangguan kesehatan lain apabila tidak ditangani dengan benar. Sementara itu, pengelolaan limbah yang tidak optimal dapat menurunkan kualitas sanitasi, meningkatkan risiko penyebaran penyakit, serta berdampak negatif pada lingkungan sekitar. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mitra sebesar 27% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Peningkatan ini mencakup pemahaman lebih baik tentang langkah pertolongan pertama pada kasus gigitan binatang, teknik pencegahan cedera, sanitasi area kerja, serta pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pegawai kebun binatang untuk bekerja dengan lebih aman, higienis, dan sesuai standar operasional modern.
References
Putra, A. S., & Yudhistira, R. (2022). Analisis Kasus Gigitan Hewan pada Pengunjung Kebun Binatang Bali. Bali Veterinary Journal, 8(2), 123-130.
Johnson, P. L., & Miller, B. A. (2018). Primate Bites: Risk and Management of Infection in Humans. International Journal of Tropical Medicine, 12(4), 301-310.
Sutrisno, H., & Wahyu, T. (2023). Kasus Gigitan Hewan di Kebun Binatang Bali: Penanganan dan Pencegahan. Jurnal Kesehatan Hewan, 15(3), 105-112.
Bali Zoo Park. (2020). Protokol Keamanan Pengunjung Kebun Binatang Bali Terkait Gigitan Hewan. Diakses dari www.balizoo.com.
Adrianto, K., & Lestari, P. (2021). Manajemen Risiko Gigitan Hewan di Fasilitas Konservasi Satwa. Jurnal Kesehatan Lingkungan Tropis, 12(1), 45–54.
Brown, T. J., & Hopkins, D. M. (2020). Animal Bite Wound Management and Infection Prevention in Zoo Settings. Journal of Wildlife Medicine, 19(3), 210–218.
Dewi, M. S., & Arimbawa, I. G. (2022). Pengelolaan Limbah Organik Kebun Binatang Sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 7(2), 87–95.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pengelolaan Limbah pada Fasilitas Penangkaran Satwa. Jakarta: KLHK.
Putu, A. R., & Jayanegara, D. (2023). Evaluasi Program Keselamatan Pengunjung pada Tempat Wisata Berbasis Satwa. Jurnal Pariwisata dan Keselamatan Publik, 5(1), 25–34.
World Health Organization. (2024). Animal Bites: Prevention, Risk Assessment, and Management in Public Facilities.Geneva: WHO Press.
Rahmawati, N., & Prasetyo, B. (2024). Analisis Risiko Gigitan Hewan pada Destinasi Wisata Edukasi Satwa di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Tropis, 18(1), 41–50.
Hernandez, L. M., & Carter, S. R. (2024). Zoonotic Disease Risk from Animal Bites in Zoological Parks. Journal of Zoo and Wildlife Medicine, 55(2), 289–298.
Santoso, D., & Wicaksono, A. (2025). Strategi Pencegahan Cedera dan Gigitan Hewan pada Pengunjung Kebun Binatang. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan, 6(1), 12–21.
Santoso, D., & Wicaksono, A.(2025). Strategi Pencegahan Cedera dan Gigitan Hewan pada Pengunjung Kebun Binatang. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan, 6(1), 12–21.
Putri, L. K., & Mahendra, I. P. (2025). Implementasi Protokol Keselamatan Pengunjung pada Wisata Satwa Berbasis Konservasi. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 9(1), 33–44.
International Union for Conservation of Nature (IUCN). (2024). Guidelines for Visitor Safety and Animal Interaction in Wildlife Facilities. Gland, Switzerland: IUCN.

