Pohon Emosi: Program Edukasi Emosi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mental Anak di SD Negeri 19 Dangin Puri Denpasar

Authors

  • Fransiscus Fiano Anthony Kerans Departemen Anatomi – Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ida Kurniawati Departemen Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Luh Gde Evayanti Departemen Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Made Meishanda Kusuma Divayanti Prodi S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Diah Kencana Dewi Manuaba Suka Prodi S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Gusti Agung Ayu Wulan Ananda Pratiwi Prodi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Md Ayu Mirah Dewanti Prodi S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ayu Agung Wulan Cahyani Prodi S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/wmmj.5.1.2026.10-16

Keywords:

SDGs, pohon emosi, kesejateraan mental, SD Negeri 19 Dangin Puri, kecerdasan emosional

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mental anak di SD
Negeri 19 Dangin Puri, Denpasar, melalui program edukasi emosi. Latar belakang program ini meliputi
pentingnya pendidikan kesehatan mental yang masih terabaikan di Indonesia, terutama di tingkat pendidikan dasar, akibat stigma negatif dan kurangnya integrasi dalam kurikulum. Kegiatan ini melibatkan siswa SD kelas 1 dan 2 SDN 19 Dangin Puri melalui serangkaian kegiatan interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kecerdasan emosional, seperti sesi pengenalan emosi, permainan interaktif, dan sesi "Pohon Emosi." Program
ini dilaksanakan selama dua hari, di mana evaluasi menunjukkan bahwa 100% seluruh siswa berpartisipasi aktif dan merasa nyaman berinteraksi dengan guru serta teman kelasnya. Sebagian besar siswa, 76,47%, merasa bahagia di sekolah, meskipun total sebanyak 29,41% melaporkan merasa stres saat belajar. Hasil ini mencerminkan adanya hubungan yang positif antara siswa dan guru serta menyoroti perlunya perhatian lebih dalam mengatasi stres di kalangan siswa. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program PKM berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang emosi mereka sendiri dan mengembangkan keterampilan
sosial yang diperlukan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam integrasi pendidikan emosional ke dalam kurikulum sekolah dan mendukung upaya pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam meningkatkan kesehatan mental anak. Dukungan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan keberhasilan implementasi pendidikan kesehatan mental di masa depan.

References

UNICEF. Promoting and protecting mental health in schools and learning environments. Brochure. 2022;

Ma L, Yang Y, Chen Y, Lu Y, Ren X, Chen R, et al. Positive school climate boosts children’s reading achievement,

mental health and cortical thinning. Brain Cogn [Internet]. 2025;188 (June):106330. Available from: https://doi.org/10.1016/j.bandc.2025.106330

Subramanyam AA, Somaiya M, De Sousa A. Mental health and well-being in children and adolescents. Indian J

Psychiatry. 2024;66:S304–19.

Meriyandah H, Nurdiantami Y, Shresta S, Li X, Zhu Z, Shigeeda M, et al. Parental Mental Health Association

with Preschoolers’ Social Skills in Urban Indonesia. Jurnal Parenting dan Anak. 2025;2(3):10.

Tumanggor RD, Nurbaiti, Siregar CT. Physical and Mental Health Assessment Among School Age Children in Islamic

School, Medan. ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2023;8(1):304–10.

Soleha S. Peran Pendidikan Dalam Membentuk Perkembangan Emosi Peserta Didik. 2025;5:12061–71.

The 2030 Agenda for Sustainable Development’s 17 Sustainable Development Goals (SDGs).

Ma L, Yang Y, Chen Y, Lu Y, Ren X, Chen R, et al. Positive school climate boosts children’s reading achievement,

mental health and cortical thinning. Brain Cogn [Internet]. 2025;188 (June):106330. Available from: https://doi.org/10.1016/j.bandc.2025.106330

Ossai OV. Impact of Nutrition on Mental Health and Wellbeing of Primary School Children in a rural suburb of Enugu State, Nigeria. Didaktika: Jurnal Kependidikan. 2024;13(3):2815–22.

Laka MLAA, Wetik S V. Peningkatan kesehatan mental pada anak usia sekolah berbasis play therapy. Jurnal

Pengabdian kepada Masyarakat [Internet]. 2023;2(2):64–70. Available from: https://journal.unikadelasalle.ac.id/index.php/jla/article/view/38

Sulistianingsih E, Jamaludin S, Sumartono S, Prihadi D. Pkm Peningkatan Kecerdasan Emosi Dan Kemampuan Berbahasa Inggris Melalui Kegiatan Mendongeng Pada SiswaSekolah Dasar Di Kota Tegal. J- Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2018;3(2):118–22.

Prasetya MR, Hidayah N. Pelatihan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Meningkatkan Kemampuan Remaja

dalam Mengelola Emosi Negatif. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. 2023;6 (12):10102–8.

Downloads

Published

2026-02-03