Promosi Kesehatan HIV/AIDS Pada Pasien Yang Berkunjung Ke UPTD Puskesmas Ubud 1
DOI:
https://doi.org/10.22225/wmmj.4.3.2025.260-264Keywords:
HIV/AIDS, prmosi kesehatan, pengetahuan, puskesmasAbstract
HIV/AIDS hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. WHO (2025) melaporkan prevalensi HIV di dunia sekitar 0,5% dari populasi global, dengan insidensi tahunan 0,02% serta kematian terkait AIDS sebesar 0,008% pada tahun 2024. Di Indonesia, prevalensi HIV diperkirakan 0,2% dengan kasus terbanyak pada kelompok usia produktif 25–49 tahun, dan proporsi laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Di Bali, prevalensi kumulatif HIV/AIDS mencapai 0,7%, dengan distribusi terbesar di wilayah perkotaan, terutama Denpasar. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ubud 1, prevalensi HIV pada Januari 2025 sampai saat ini tercatat sekitar 0,0002%. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV/AIDS. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu dengan model one group pre-test and post-test pada 20 peserta usia produktif (15–64 tahun). Intervensi berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan poster. Tingkat pengetahuan diukur melalui kuesioner berisi 10 pertanyaan terkait HIV/AIDS sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 67 pada pre test menjadi 93 pada post test. Temuan ini membuktikan bahwa promosi kesehatan HIV/AIDS efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, yang diharapkan dapat mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam pencegahan HIV/AIDS di masyarakat.
References
N. K. W. Damayanti, N. A. J. Raya, P. O. Y. Nurhesti, and G. A. A. Antari, “Perceptions of HIV-AIDS and motivation for HIV testing among Balinese tourist village community,” Media Keperawatan Indones., vol. 7, no. 1, p. 38, 2024, doi: 10.26714/mki.7.1.2024.38-45.
L. G. Pradnyawati, D. A. P. Ratna Juwita, M. Indra Wijaya, and K. T. Kartinawati, “PKM Kesehatan Pekerja Seks Perempuan dalam Penanggulangan IMS dan HIV/AIDS di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung,” Warmadewa Minesterium Med. J., vol. 2, no. 2, pp. 97–102, 2023, doi: 10.22225/wmmj.2.2.2023.97-102.
H. Khuluq, T. Maryati, I. G. Made, and A. Sutha, “Peranan Lembaga Swadaya Masyarakat ( Lsm ) Yayasan Citra Usadha Indonesia ( Ycui ) Dalam Pendampingan Pengidap HIV/AIDS Di Buleleng, Bali (Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi Di Sma N 2 Banjar),” J. Pendidik. Sosiol. Univ. Pendidik. Ganesha, vol. 1, no. 2, pp. 88–100, 2019.
L. G. Pradnyawati and N. Cahyawati, “Qualitative Study: High-Risk Sexual Behavior and Prevention of STD and HIV/AIDS Among Female Sellers at Sindhu Market Sanur, Bali,” Warmadewa Med. Journal), vol. 4, no. 1, pp. 2527–4627, 2019, (Online). Available: http://dx.doi.org/10.22225/wmj.4.1.972.14-20
S. Purnama, P. Muliawan, and M. Setiawan, “Condom use, Sexual behaviour and STD risk of HIV/AIDS Rural men in Gianyar, Bali,” J. Behav. Heal., vol. 3, no. 1, p. 33, 2014, doi: 10.5455/jbh.20140201072015
D. S. Lubis, D. M. Ardrini, N. Nijyoti, and A. Mantara, “Rethinking the Role of Local AIDS Commission in HIV Prevention After the National AIDS Commission Dissolved,” J. PROMKES, vol. 11, no. 2, pp. 218–228, 2023, doi: 10.20473/jpk.v11.i2.2023.218-228.
H. Immunodeficiency and V. Perkembangan, “1677-4350-1-Sm (1),” pp. 47–51, 2010.
I. D. A. K. Surinati, Suratiah, D. M. Ruspawan, N. N. Hartati, and N. Runiari, “Efektifitas Edukasi Pencegahan HIV / AIDS Melalui Small Group Discussion Pada Remaja,” J. Pengabmas Masy. Sehat, vol. 2, no. 1, pp. 107–112, 2020, (Online). Available: http://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JPMS/article/view/jpms2207%0D
I. A. M. S. Arjani and N. Mastra, “Penyuluhan Kesehatan Dalam Upaya Mencegah Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar,” J. Pengabmas Masy. Sehat, vol. 5, no. 2, pp. 31–39, 2023.
F. Khairunnisa, O. Sukmana, Z. Abidin, and J. Astutik, “Building Hope: Program for Handling Psychosocial Problems of People Living with HIV/AIDS in Denpasar,” Media Kesehat. Masy. Indones., vol. 20, no. 4, pp. 164–174, 2024, doi: 10.30597/mkmi.v20i4.35589.

