Remaja Peduli Payudara: Sadari Berjalan di Banjar Tengah, Blahbatuh

Authors

  • Ni Putu Diah Witari Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Luh Putu Putri Setianingsih Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Luh Gde Evayanti Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Fransiscus Fiano Anthony Kerans Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Komang Trisna Sumadewi Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • A A Ayu Asri Prima Dewi Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ida Kurniawati Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/wmmj.4.3.2025.211-215

Keywords:

kanker payudara, SADARI, remaja, deteksi dini, edukasi kesehatan

Abstract

Program Deteksi Dini Kanker Payudara berbasis remaja (SADARI) yang diterapkan di Posyandu Remaja Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, Gianyar, berhasil meningkatkan pengetahuan dan kompetensi praktik pada 10 kader remaja secara signifikan. Pendekatan partisipatif berbasis komunitas (Community-Based Participatory Research) diintegrasikan melalui edukasi interaktif, simulasi menggunakan model tiruan, dan pendampingan langsung oleh tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan tentang kanker payudara dari 55% menjadi 95%. Pemantauan jangka panjang selama 12 bulan mengungkapkan bahwa 85% peserta menerapkan SADARI secara rutin dan 80% mampu mengidentifikasi tanda abnormal payudara. Intervensi yang melibatkan kader remaja sebagai agen perubahan tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan komunitas dan berpotensi mempercepat deteksi dini kanker payudara pada populasi remaja perempuan. Studi ini memberikan bukti empiris bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas yang dimotori oleh pemuda adalah strategi yang efektif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.

References

1. Labatjo R, Maridji AA. PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU REMAJA. JMM (Jurnal Masy Mandiri) [Internet]. 2023 Feb 1;7(1):453. Available from: http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/12230

2. Witari NPD, Kerans FFA, Sumadewi KT, Dewi AAAIP, Putri NLP. Pendampingan Gizi Seimbang pada Kader Posyandu Banjar Tengah Desa Blahbatuh Gianyar Bali. J Peduli Masy. 2023 Mar 18;5(1):75–80.

3. Prihantono, Reski Rusli, Robert Christeven, Muhammad Faruk. Cancer Incidence and Mortality in a Tertiary Hospital in Indonesia: An 18-Year Data Review. Ethiop J Health Sci [Internet]. 2023 May 1;33(3). Available from: https://www.ajol.info/index.php/ejhs/article/view/248413

4. Marsia M, Sulistyawati D, Juniartati E, Akhmad AN. Psikoedukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dalam Mendeteksi Kanker Payudara pada Remaja Putri. Poltekita J Pengabdi Masy [Internet]. 2022 Jul 30;3(3):371–8. Available from: https://jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/PJPM/article/view/944

5. Singam K, Wirakusuma IB. Gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di wilayah kerja UPT Puskesmas Blahbatuh II Gianyar Bali Indonesia. Intisari Sains Medis [Internet]. 2017 Oct 30;8(3):184–8. Available from: https://isainsmedis.id/index.php/ism/article/view/135

6. Azmi F, Setyawati E, Ratnawati R. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Audiovisual Terhadap Kemampuan Sadari Pada Kader Posyandu. J Compr Sci. 2023;2(1):119–28.

7. Putra SR. Buku Lengkap Kanker Payudara. Yogyakarta: Laksana; 2015.

8. Minkler M, Wallerstein N. Community-based participatory research for health: From process to outcomes. 2nd ed. San Francisco: Jossey-Bass; 2011.

9. Sartika T. ANALISIS PELAKSANAAN SKRINING KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR. J ’Aisyiyah Med [Internet]. 2020 Feb 22;5(1). Available from: https://jurnal.stikes-aisyiyah-palembang.ac.id/index.php/JAM/article/view/675

10. Surbakti E, Pardosi M, Sianturi E, Pasaribu RD, Sitorus E. Upaya Pembentukan Kader Remaja Sehat Reproduksi Dalam Pencegahan Kanker Serviks. Dikmas J Pendidik Masy dan Pengabdi [Internet]. 2022 Mar 1;2(1):245. Available from: http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/dikmas/article/view/1150

11. Putri SAL. Tingkat Pengetahuan Sadari Pada Remaja Putri. J Ris Kesehat Masy. 2023;3(3):159–64.

12. Amalia NZ, Maulida MN, Muharyani PW. HUBUNGAN SEDENTARY LIFESTYLE DAN KONSUMSI MAKANAN DENGAN TINGKAT KEWASPADAAN TERHADAP RISIKO KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI [Internet]. Sriwijaya University; 2024. Available from: https://repository.unsri.ac.id/154259/

Downloads

Published

2025-09-30