Strategi Pencegahan Infeksi Meningitis Streptoccocus Suis Melalui Pemberdayaan Ibu PKK
DOI:
https://doi.org/10.22225/wmmj.4.3.2025.182-188Keywords:
Edukasi, Ibu Rumah Tangga, Meningitis Streptococcus SuisAbstract
Meningitis Streptococcus suis merupakan penyakit zoonosis yang menjadi perhatian khususnya di daerah-daerah dengan konsumsi babi yang tinggi. Peningkatan kasus infeksi meningitis S. suis serta komplikasi yang ditimbulkan memerlukan intervensi untuk mencegah penularan infeksi ini. Penurunan pendengaran adalah salah satu komplikasi yang paling banyak ditemukan yang dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit ini melalui edukasi yang efektif. Berdasarkan wawancara bersama ibu PKK, salah satu masalah prioritas mitra meliputi kurangnya pengetahuan mengenai rute penularan, pencegahan, dan dampak meningitis S. suis. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian adalah memberikan penyuluhan yang komprehensif tentang meningitis S. suis dan terapi non-farmakologis untuk membantu memperbaiki pendengaran. Metode pelaksanaan terdiri dari beberapa tahapan, termasuk pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, serta pengenalan terapi non-farmakologis untuk membantu memperbaiki komplikasi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan rerata nilai pre-test sebesar 5,2 dan post-test 7,9, yang mencerminkan peningkatan pengetahuan sebesar 51,9%. Kehadiran peserta selama kegiatan mencapai 100%, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, program pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang mengitis S. suis dan langkah-langkah pencegahan, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko infeksi di Desa Blahbatuh dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan di daerah dengan tradisi peternakan babi.
References
1. Wertheim HFL, Nguyen HN, Taylor W, Lien TTM, Ngo HT, Nguyen TQ, et al. Streptococcus suis, an Important Cause of Adult Bacterial Meningitis in Northern Vietnam. PLoS One. 2009 Jun 22;4(6):e5973.
2. van Samkar A, Brouwer MC, Schultsz C, van der Ende A, van de Beek D. Streptococcus suis Meningitis: A Systematic Review and Meta-analysis. PLoS Negl Trop Dis. 2015 Oct 27;9(10):e0004191.
3. Susilawathi NM, Tarini NMA, Fatmawati NND, Mayura PIB, Suryapraba AAA, Subrata M, et al. Streptococcus suis –Associated Meningitis, Bali, Indonesia, 2014–2017. Emerg Infect Dis. 2019 Dec;25(12):2235–42.
4. Hlebowicz M, Jakubowski P, Smiatacz T. Streptococcus suis Meningitis: Epidemiology, Clinical Presentation and Treatment. Vector-Borne Zoonotic Dis. 2019 Aug;19(8):557–62.
5. Saputra IWAGM, Triatmoko IC, Widarmawan IGE, Hermawan IG, Adi PD. Severe case of Streptococcus suis meningitis in Bali Mandara Hospital: a case report. J Clin Microbiol Infect Dis. 2023 May 16;3(1):20–3.
6. Huh HJ, Park KJ, Jang JH, Lee M, Lee JH, Ahn YH, et al. Streptococcus suis Meningitis with Bilateral Sensorineural Hearing Loss. Ann Lab Med. 2011 Jul 1;31(3):205–11.
7. Sudewi AR, Pramitasuri TI, Susilawathi NM, Adi Tarini NM, Mahardika IGNK, Sukrama IDM. Tuli Sensorineural Pasca Meningitis Streptococcus Suis: Sebuah Topik Kajian Strategis Bidang Ilmu Neuroinfeksi. Maj Kedokt Neurosains Perhimpun Dr Spes Saraf Indones. 2023 Jul 25;39(3):128–33.
8. Podury A, Jiam NT, Kim M, Donnenfield JI, Dhand A. Hearing and sociality: the implications of hearing loss on social life. Front Neurosci. 2023 Oct 3;17.
9. Takeuchi D, Akeda Y, Nakayama T, Kerdsin A, Sano Y, Kanda T, et al. The Contribution of Suilysin to the Pathogenesis of Streptococcus suis Meningitis. J Infect Dis. 2014 May 15;209(10):1509–19.
10. Sumadewi KT, Prima Dewi AAAA, Kerans FFA. Edukasi Hipertensi dan Pelatihan Meditasi untuk Penderita Hipertensi pada Kelompok Prolanis. Warmadewa Minesterium Med J. 2023 Sep 28;2(3):132–9.
11. Sumadewi KT, Dewi AAAAP, Kerans FFA, Witari NPD, Astini DAAAS, Evayanti LG, et al. Gerakan Peduli Stunting (GPS) dalam Menurunkan Stunting Berbasis Teknologi di Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani. Warmadewa Minesterium Med J. 2024;3(2):114–9.
12. Gottschalk M, Segura M. The pathogenesis of the meningitis caused by Streptococcus suis: the unresolved questions. Vet Microbiol. 2000 Oct;76(3):259–72.
13. Rayanakorn A, Goh BH, Lee LH, Khan TM, Saokaew S. Risk factors for Streptococcus suis infection: A systematic review and meta-analysis. Sci Rep. 2018 Sep 6;8(1):13358.
14. Suarjana GK, Asmara W. KARAKTERISASI MOLEKULER DAN UJI PATOGENESITAS STREPTOCOCCUS PATOGEN ISOLAT ASAL BALI (MOLECULAR CHARACTERIZATION AND PHATOGENECITY TEST OF STREPTOCOCCUS PATHOGEN OF BALI ISOLATES). Bul Vet Udayana. 2012;4(1):1–8.
15. Putu Lina Kamelia L, Arya Nugraha P, Arsani A, Nyoman Mestri Agustini N. “PENYULUHAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEWAPADAAN DINI MASYARAKAT DUSUN BOLANGAN TERHADAP PENYAKIT MENINGITIS STREPTOCCOCUS SUIS.” 2023;8:2986–4615.

