Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMKN 1 Kintamani
DOI:
https://doi.org/10.22225/wmmj.4.2.2025.155-159Keywords:
kesehatan reproduksi, remaja, penyuluhan sekolahAbstract
Kecamatan Kintamani yang berkembang sebagai kawasan wisata memiliki pengaruh signifikan terhadap arus informasi yang diterima oleh remaja, termasuk mengenai kesehatan reproduksi. Sayangnya, siswa SMKN 1 Kintamani belum pernah mendapatkan penyuluhan khusus mengenai kesehatan reproduksi meskipun berada pada rentang usia yang rentan terhadap risiko kesehatan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sistem reproduksi melalui penyuluhan yang bersifat edukatif, interaktif, dan kontekstual. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan terstruktur yang mencakup survei kebutuhan awal, koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi kegiatan, penyuluhan materi melalui metode ceramah dan diskusi, serta evaluasi melalui kuisioner. Penyuluhan disampaikan oleh tim PKM dengan dukungan guru dan OSIS setempat, serta dilengkapi dengan pembagian leaflet dan sesi tanya jawab berhadiah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 150 siswa yang mengikuti kegiatan, 92% menyatakan kegiatan sangat baik, 6,7% menyatakan baik, dan sisanya tidak memberikan respons. Partisipasi siswa sangat tinggi dengan kehadiran 100% dan keterlibatan aktif selama penyuluhan, ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja dan membentuk lingkungan diskusi yang aman. Kesimpulan dari penyuluhan ini adalah kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai sistem reproduksi dan pentingnya menjaga kesehatannya. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala sebagai strategi preventif jangka panjang.
Kata kunci: kesehatan reproduksi, remaja, penyuluhan sekolah
References
1. Ramadhani AF, Jatnika DC. DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL REMAJA DI ERA DIGITAL DAN PERAN PEKERJA SOSIAL. 2025;148–55.
2. Shannon CL, Klausner JD. The growing epidemic of sexually transmitted infections in adolescents: a neglected population. Curr Opin Pediatr [Internet]. 2018 Feb;30(1):137–43. Available from: https://journals.lww.com/00008480-201802000-00021
3. Ariyanti KS, Sariyani MD, Utami LN. Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa di SMP Negeri 3 Selemadeg Timur. Indones J Community Empower. 2019;1161:7–11.
4. Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. 2018. Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi. Available from: Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi
5. Gaib JH, Astuti W, Sarman, Potabuga N, Lakoro M, Mokoagow T. Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMK TI Cokroaminoto Kotamobagu. 2024;5(3):3804–12.
6. Yarza HN, Maesaroh, Kartikawati E. Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Mencegah Penyimpangan Seksual. Sarwahita. 2019;16(01):75–9.
7. Nurfitriani N, Arifarahmi A, Putri VS, Pebrianti DK. Pengetahuan Remaja dalam Pemeliharaan Kesehatan Reproduksi di SMAN 13 Kota Jambi. J Akad Baiturrahim Jambi [Internet]. 2024 Sep 30;13(2):316–21. Available from: https://jab.ubr.ac.id/index.php/jab/article/view/834
8. Asrianti Safitri Muchtar, Ita Novianti, Sitti Fatimah, Desi Heriyana. Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 2 Sibulue Desa Sumpang Minangae Kabupaten Bone. Nat J Pelaks Pengabdi Berger bersama Masyarakat. 2024;2(1):130–7.
9. Putri A, Datuk Munirah, Tukimim Sansuwito, Risqi Utami, Arya Ramadia. Knowledge of Sexual and Reproductive Health Among High School Students, Batam, Indonesia. Sci Midwifery [Internet]. 2022 Dec 20;10(5):4237–45. Available from: https://www.midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery/article/view/1008
10. Wijaya IMK, Agustini NNM, Tisna GD. Pengetahuan, Sikap dan Aktivitas Remaja SMA dalam Kesehatan Reproduksi di Kecamatan Buleleng. J Kesehat Masy [Internet]. 2011;10(1):33–42. Available from: http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas%0AEfforts%0Ahttp://digilib2.unisayogya.ac.id/bitstream/handle/123456789/1341/UUT MARLINA NURSANTI 1710104095_NASKAH PUBLIKASI.pdf?sequence=1&isAllowed=y
11. Aritonang TR. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Usia (5-17 Tahun) di SMK Yadika 13 Tambun, Bekasi. J Ilm WIDYA. 2015;3(2):61–7.
12. Fatkhiyah N, Masturoh M, Atmoko D. Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. J Abdimas Mahakam [Internet]. 2020 Jan 29;4(1):84–9. Available from: https://journal.uwgm.ac.id/index.php/abdimasmahakam/article/view/776
13. Fadila W, Nugroho DNA. Masa Remaja Dan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Analisis Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2007 Dan 2012. J Kesehat Reproduksi [Internet]. 2018;9(1):15–25. Available from: https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/kespro/article/view/895
14. Saparini S, Simbolon D, Ningsih L. Knowledge and Access to Adolescent Reproductive Health Information in Indonesia. J Promosi Kesehat Indones. 2023;19(1):1–10.

