Pendampingan Keluarga Balita Stunting di Posyandu Banjar Nyawah, Desa Selulung, Kecamatan Kintamani

Authors

  • Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Anak Agung Made Semariyani Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Putu Diah Witari Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Komang Trisna Sumadewi Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Luh Gede Evayanti Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Fransiscus Fiano Anthony Kerans Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ida Kurniawati Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Bagian Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Wayan Diana Ekayani Bagian Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/wmmj.4.2.2025.149-154

Keywords:

Stunting, toddler nutrition, family empowerment, local food

Abstract

Stunting remains one of the major public health challenges in Indonesia, with long-term impacts on human resource quality. In Banjar Nyawah, five families were identified with toddlers who are either stunted or at risk of stunting. This condition is driven by inadequate nutritional intake far below the Recommended Dietary Allowance (RDA), limited knowledge and skills of mothers in preparing healthy meals, and the families’ low economic status. This Community Partnership Program (PKM) aims to improve child nutritional status and empower family economies through two main strategies: (1) provision of high-protein nutrition packages, along with education and training on preparing healthy meals using local ingredients; and (2) training on producing packaged loloh kunyit (a traditional turmeric-based herbal drink) as a family income-generating product. The program was implemented in stages through socialization, education, training, distribution of nutrition packages, and evaluation. The educational component focused on the "My Plate" concept, balanced nutritional parenting practices, and hands-on preparation of nutritious toddler meals. Evaluation was conducted by comparing pretest and posttest results, which showed an improvement in participants’ knowledge and skills after the program. The results indicate that educational and productive approaches can have a positive impact on improving children's nutritional status and enhancing family economic potential.

References

1. Dewi NPS, Widayati K. Karakteristik Balita Stunting Di Wilayah Kintamani Kabupaten Bangli. Ahmar Metastasis Heal J. 2022;2(3):174-178. doi:10.53770/amhj.v2i3.143

2. Selulung D, Kintamani K. Penguatan Kapasitas Keluarga Balita Stunting di Posyandu. Warmadewa Minesterium Med J. 2025;4(1):75-81.

3. Wangsa PGH, Kurniawati I, ... Pendampingan Penanganan Stunting Pada Keluarga Balita Stunting Di Posyandu Cempaka 1, Desa Selulung, Kecamatan Kintamani. Warmadewa …. 2024;3(2). https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/wmmj/article/view/9501%0Ahttps://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/wmmj/article/download/9501/5615

4. Ngurah IG, Arsana K, Putri S, Astiti C. Keberlanjutan Pengelolaan Penyediaan Air Minum Perdesaan Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Lingkungan Wilayah ( Studi di Kabupaten Buleleng , Provinsi Bali ) Undang-Undang Republik Indonesia ( Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum ). J Ketahanan Nas. 2024;30(1):66-85.

5. Loppies F, Azzahra Edwin F, Perwitasari L, Ilmi MN, Nahumury SS, Kesehatan D, Muda Indonesia J. Edukasi Pencegahan Dan Bahaya Stunting Pada Masyarakat Negeri Kaitetu, Maluku Tengah. J Tagalaya. 2024;1(2):1-4.

6. Tadale DL, Ramadhan K, Nurfatimah N. Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Terkait Gizi Seimbang Balita untuk Mencegah Stunting Melalui Penyuluhan. Community Empower. 2020;6(1):48-53. doi:10.31603/ce.4379

7. Ayu N, Pertiwi S, Nasrulloh B, Wilujeng FT, Kh U, Hasbullah AW. Minuman Herbal Instan Sebagai Upaya Meningkatkan. Pertan J Pengabdi Masy. 2024;5(2).

8. Ayu D, Alit A, Astini S, Agung A, Asri A, Dewi P, Semariyani AAM, Sumadewi KT, Evayanti LG, Gianyar K. Penyuluhan mengenai Penyakit Hipertensi dan Pelatihan Pembuatan Loloh Kunyit pada Kelompok Lansia. Warmadewa Minesterium Med J. 2025;4(1):55-60.

9. Suryani D, Krisnasary A, Kusdalinah K, Wahyu T. Peningkatan Keterampilan Ibu Balita dalam Pemenuhan Gizi Balita di Desa Panca Mukti Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Utara. J Kreat Pengabdi Kpd Masy. 2023;6(4):1670-1678. doi:10.33024/jkpm.v6i4.8848

Downloads

Published

2025-06-02

Issue

Section

Articles