Pengaturan Pola Makan Anti-Inflamasi Pada Pasien Benign Prostatic Hyperplasia di Poliklinik Urologi RSUD Tabanan

Authors

  • Ida Bagus Tatwa Yatindra Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar https://orcid.org/0000-0002-6892-8927
  • Anak Agung Sagung Mirah Prabandari Program Studi Ilmu Gizi Klinis, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar https://orcid.org/0000-0001-8221-0201
  • Ni Putu Wresti Devi Indriani Program Studi Ilmu Gizi Klinis, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/wmmj.4.2.2025.92-100

Keywords:

benign prostatic hyperplasia, inflamasi, pola makan, edukasi gizi, pendampingan pasien

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan kondisi yang sering terjadi pada pria lanjut usia dan berhubungan dengan proses inflamasi kronis di prostat. Inflamasi dapat mempercepat pertumbuhan sel prostat dan memperburuk gejala BPH. Pola makan tinggi lemak jenuh, gula, dan rendah serat dapat meningkatkan inflamasi, sedangkan pola makan kaya antioksidan dan senyawa anti-inflamasi dapat membantu menekan inflamasi. Oleh karena itu, penerapan pola makan anti-inflamasi menjadi pendekatan non-farmakologis yang potensial dalam pengelolaan BPH. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan kepada pasien BPH di Poli Urologi RSUD Tabanan. Materi yang diberikan meliputi edukasi mengenai BPH, peran inflamasi, serta prinsip-prinsip pola makan anti-inflamasi. Selain itu, peserta mengikuti sesi pelatihan memasak untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah makanan sehat. Pendampingan berkala dilakukan untuk memantau kepatuhan pasien dalam menerapkan pola makan yang disarankan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pasien BPH dan keluarganya. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai post-test dibanding pre-test, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta terhadap pola makan anti-inflamasi. Selain itu, pasien melaporkan perubahan positif dalam pola makan mereka, termasuk peningkatan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan sumber protein nabati. Edukasi dan pendampingan pola makan anti-inflamasi terbukti meningkatkan pemahaman pasien tentang pengaruh nutrisi terhadap inflamasi dan gejala BPH. Program ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk membantu pasien mengelola kondisi mereka secara lebih optimal melalui pendekatan nutrisi yang berbasis ilmiah.

References

1. Lim K Bin. Epidemiology of clinical benign prostatic hyperplasia. Asian J Urol. 2017;4(3):148-151. doi:10.1016/j.ajur.2017.06.004

2. Yatindra IBGTY, Prabandari AASM, Tirtayasa PMW, Yatindra IBT, Diatmika AANO, Mernika KC. Correlation of blood glucose and prostatic-related parameters in patients with prostate enlargement. J Exp Clin Med. 2023;40(1):90-93. doi:10.52142/omujecm.40.1.19

3. Pramarta TK, Komang Trisna Sumadewi, Ida Bagus Tatwa Yatindra. Hubungan antara Volume Prostat dengan Derajat International Prostate Symptoms Score (IPSS) pada Pasien Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) dengan Lower Urinary Tract Symptoms di Poli Urologi RSUD Tabanan. Aesculapius Med J. 2024;4(1):16-21. doi:10.22225/amj.4.1.2024.16-21

4. Miernik A, Gratzke C. Current Treatment for Benign Prostatic Hyperplasia. Dtsch Arztebl Int. 2020;117(49):843-854. doi:10.3238/arztebl.2020.0843

5. McArdle PA, McMillan DC, Sattar N, Wallace AM, Underwood MA. The relationship between interleukin-6 and C-reactive protein in patients with benign and malignant prostate disease. Br J Cancer. 2004;91(10):1755-1757. doi:10.1038/sj.bjc.6602211

6. Zhang X, Zeng X, Dong L, Zhao X, Qu X. The effects of statins on benign prostatic hyperplasia in elderly patients with metabolic syndrome. World J Urol. 2015;33(12):2071-2077. doi:10.1007/s00345-015-1550-3

7. Scheiber A, Mank V. Anti-Inflammatory Diets. In: ; 2024.

8. Ricker MA, Haas WC. Anti-Inflammatory Diet in Clinical Practice: A Review. Nutr Clin Pract Off Publ Am Soc Parenter Enter Nutr. 2017;32(3):318-325. doi:10.1177/0884533617700353

9. Mukherjee MS, Han CY, Sukumaran S, Delaney CL, Miller MD. Effect of anti-inflammatory diets on inflammation markers in adult human populations: a systematic review of randomized controlled trials. Nutr Rev. 2022;81(1):55-74. doi:10.1093/nutrit/nuac045

10. Goluch-Koniuszy Z, Rygielska M, Nowacka I. Nutritional status and nutritional habits of men with benign prostatic hyperplasia or prostate cancer - preliminary investigation. Acta Sci Pol Technol Aliment. 2013;12(3):319-330.

11. Bravi F, Bosetti C, Dal Maso L, et al. Food groups and risk of benign prostatic hyperplasia. Urology. 2006;67(1):73-79. doi:10.1016/j.urology.2005.07.030

12. Stewart KL, Lephart ED. Overview of BPH: Symptom Relief with Dietary Polyphenols, Vitamins and Phytochemicals by Nutraceutical Supplements with Implications to the Prostate Microbiome. Int J Mol Sci. 2023;24(6). doi:10.3390/ijms24065486

13. Rohrmann S, Giovannucci E, Willett WC, Platz EA. Fruit and vegetable consumption, intake of micronutrients, and benign prostatic hyperplasia in US men. Am J Clin Nutr. 2007;85(2):523-529. doi:10.1093/ajcn/85.2.523

14. Russo GI, Broggi G, Cocci A, et al. Relationship between Dietary Patterns with Benign Prostatic Hyperplasia and Erectile Dysfunction: A Collaborative Review. Nutrients. 2021;13(11). doi:10.3390/nu13114148

15. Das K, Buchholz N. Benign prostate hyperplasia and nutrition. Clin Nutr ESPEN. 2019;33:5-11. doi:10.1016/j.clnesp.2019.07.015

Downloads

Published

2025-06-02

Issue

Section

Articles