QUO VADIS KEBUDAYAAN NUSANTARA

  • Putu Nita Cahyawati Bagian Farmakologi dan Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Abstract

Indonesia adalah masyarakat multikultural. Indonesia memiliki tradisi dan kebudayaan yang beranekaragam Keanekaragaman budaya Indonesia merupakan kekayaan yang berkembang secara berkelanjutan dan menyatukan kemajemukan yang ada. Saat ini banyak penelitian dan wacana yang menilai serta membahas fenomena perubahan dan pergeseran budaya yang diakibatkan oleh pengaruh globalisasi. Tinjauan pustaka ini berfokus pada eksistesi dan quo vadis kebudayaan nusantara di tengah arus globalisasi. Globalisasi menimbulkan dampak positif dan negatif, secara tidak langsung mempengaruhi kebudayaan nusantara. Diperlukan upaya internal guna meminimalisir efek negative globalisasi agar kebudayaan nusantara tetap lestari. Menanamkan pendidikan karakter dan mengembangkan kearifan lokal merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan. Dengan mengedepankan filsafat nusantara dan pendalamam nilai-nilai kearifan lokal di setiap wilayah dalam bidang sosial, budaya, dan pendidikan, diharapkan menjadi pendukung yang kuat guna mencegah hilangnya kebudayaan nusantara.

Author Biography

Putu Nita Cahyawati, Bagian Farmakologi dan Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Pharmacology and Pharmacy Scopus ID

References

Sutaba, I.M. Kultus Nenek Moyang: Kesinambungan Budaya Nusantara. Jurnal Kebudayaan. 2018. 13(2):133-148.

Dofari, D. Pengaruh Budaya Nusantara Terhadap Implementasi Nilai-Nilai Islam Di Indonesia. Fitrah Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman. 2018. 4(2): 283-296

Saefulloh, A. Membaca “Paradigma” Pendidikan dalam Bingkai Multikulturalisme. Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan. 2009. 14(3):547-559

Al Qutuby, S., Lattu I.Y.M. Tradisi dan Kebudayaan Indonesia. Semarang: Elsa Press. 2019.

Umanailo, M.C.B. 2014. Buku Ajar Ilmu Sosial Budaya Dasar. Universitas Iqra Buru Available at: https://www.researchgate.net/publication/339697615_Manusia_Sebagai_Mahkluk_Berbudaya_Beretika_dan_berestetika

Mustawhisin, A.N., Puji, R.P.N, Hartanto, W. Sejarah Kebudayaan: Hasil Budaya Material Dan Non-Material Akibat Adanya Pengaruh Islam di Nusantara. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah. 2019. 1(2): 54-66

Dana, I.W. Revitatalisasi Nilai-Nilai Seni Dan Budaya Nusantara Dari Masa Ke Masa. Patrawidya. 2012. 13(3):503-510

Setyaningrum, N. D. B. Budaya Lokal di Era Global. Jurnal Ekspresi Seni, 2018. 20(2): 102-112.

Nurhaidah, M.I.M. Dampak Pengaruh Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa Indonesia. Jurnal Pesona Dasar. 3(3): 1- 14

Suradi, A. Pendidikan Berbasis Multikultural Dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal Nusantara Di Era Globalisasi. Wahana Akademika. 2018. 5 (1):111-129.

Yusuf, H. Kebudayaan Nasional dan Ketahanan Bangsa Meneropong Jiwa Nasionalisme Masyarakat Kontemporer. Jurnal TAPIs. 2015. 11(2):46-63.

Cheng, Y. C. Local Knowledge and Human Development in Globalization of Education. Makalah disajikan pada The International Conference on Globalization and Challenges for Education Organized by National Institute of Educational Policy and Administration (NIEPA), New Delhi, 19-21 Februari 2003, (Online),

(http://home.ied.edu.hk/~yccheng/doc/speeches/19-21feb03.pdf), diakses 06 November 2020

Kartika, G.D. Pencarian Dasar-dasar Filosofis Bagi Keberadaan Filsafat Nusantara. Wicana. 2004. 6(2):191-205.

Sulton, A. Filsafah Nusantara Sebagai Jalan Ketiga Antara Falsafah Barat dan Falsafah Timur. Essensia. 2016. 17(1):17-28.

Tumanggor, R. Pemberdayaan Kearifan Lokal Memacu Kesetaraan Komunitas Adat Terpencil. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 2007. 12(1):1-17.

,Prihatini, A. Kearifan Lokal: Pembangun Jati Diri Pendidikan Nusantara. Makalah disajikan pada Seminar Nasional dan Call for Papers Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bisnis dan Manajemen, (Online), http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/t!@file_artikel_abstrak/Isi_Artikel_802486558442.pdf), diakses 06 November 2020.

.

Published
2022-03-21
Section
Articles
Abstract viewed = 122 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 170 times