Optimalisasi Akuntabilitas Lingkungan Dalam Pengelolaan Ekowisata Ketapang Urban Aquaculture Dalam Konteks Good Tourism Governance (Studi Kasus Di Kabupaten Tangerang)

Authors

  • Eni Apriliani Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Syekh-Yusuf, Tangerang, Indonesia
  • Irvan Arif Kurniawan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Syekh-Yusuf, Tangerang, Indonesia
  • Muhammad Yus Firdaus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Syekh-Yusuf, Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/pi.10.2.2025.201-212

Keywords:

environmental accountability, ecotourism, good tourism governance, ketapang urban aquaculture

Abstract

This study aims to determine the condition of the implementation of environmental accountability in the management of Ketapang Urban Aquaculture Ecotourism in Tangerang Regency based on the principles of Good Tourism Governance (GTG). This study was motivated by the problem of decreasing number of visitors and damage to facilities in the ecotourism area, which is considered related to the less than optimal implementation of environmental accountability. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of environmental accountability in Ketapang Urban Aquaculture has not been fully optimal, especially in terms of increasing employment opportunities, increasing income, public health, and sustainable management of natural resources. This study is expected to be an input for local governments, tourism managers, and the community in strengthening the implementation of environmental accountability as part of the principles of Good Tourism Governance for the sustainability of ecotourism.

References

Apriliani, E., Danti, R. R., Anggraini, A., & Febrianti, A. 2025. Kualitas pelayanan ekowisata mangrove di Ketapang Urban Aquaculture (KUA) Desa Ketapang Mauk Kabupaten Tangerang. Kajian Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 2, 139–149. https://doi.org/10.62383/kajian.v2i1.173

Ariesta, I., & Sarudin, R. 2023. Analisis pengaruh daya tarik ekowisata terhadap minat berkunjung wisatawan di Ketapang Urban Aquaculture Mauk, Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(4), 2038–2049. https://doi.org/10.55681/jige.v4i4.1282

Ardiatno, Y., & Mulyawati, L. S. 2024. Partisipasi masyarakat di kawasan wisata Ketapang Urban Aquaculture: Analisis kondisi eksisting dan tingkat partisipasi masyarakat. Jurnal Komunitas dan Pemberdayaan, 9(9), 15–29.

Azahra, R., Anggraini, P. K., Nuryasin, A., Hasan, H., & Nuryadin, D. F. E. 2024. Kondisi ekosistem mangrove di kawasan Ketapang Urban Aquaculture berdasarkan indeks kesehatan mangrove. Maiyah, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.20884/1.maiyah.2024.3.1.11514

Bappeda, A. (2023). Ketapang Urban Aquaculture di Kabupaten Tangerang Mendapat Apresiasi Delegasi UCLG ASPAC. Kabupaten Tangerang Gemilang.

https://bappeda.tangerangkab.go.id/detail-berita/ketapang-urban-aquaculture-di-kabupaten-tangerang-mendapat-apresiasi-delegasi-uclg-aspac

Budiani, S. R., Wahdaningrum, W., Yosky, D., Kensari, E., & Pratama, H. S. 2018. Analisis potensi dan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas di Desa Sembungan, Wonosobo. Majalah Geografi Indonesia, 32(2), 170–185. https://doi.org/10.22146/mgi.32330

Dany, F. W. W. 2022. Desa Ketapang di Kabupaten Tangerang menuju panggung dunia. Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/metro/2022/09/02/desa-ketapang-menuju-panggung-dunia

Hajar, S., Wahyudi, H., Arma, N. A., & Kholik, K. (2024). Tourism Policy Based on Good Tourism Governance in Realizing Sustainable Tourism in the Lake Toba Tourism Area, North Sumatera. 1043–1055.

Kumar, S., Hasija, N., Kumar, V., & Sageena, G. 2023. Ecotourism: A holistic assessment of environmental and socioeconomic effects towards sustainable development. Current World Environment, 18(2), 589–607. https://doi.org/10.12944/cwe.18.2.14

Nur, A. C., Akib, H., & Niswat, R. 2022. Eksistensi administrasi publik pada arus globalisasi. Makassar: Pustaka Pelajar.

Prabowo, A., Merdeka, R. D. H., & Hayati, A. 2023. Pengaruh pengembangan pariwisata terhadap pendapatan masyarakat di Taman Mangrove Ketapang Kabupaten Tangerang. WisataMuh (Journal of Tourism and Hospitality). https://jurnal.umt.ac.id/index.php/wisataMuh/article/view/9758

Peraturan Bupati (PERBUP) Kabupaten Tangerang Nomor 89. 2022. Database Peraturan JDIH BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/244050/perbup-kab-tangerang-no-89-tahun-2022

Rianti, P. A. P. dan R. (2018). Dampak Pengembangan Ekowisata Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Kabupaten Bengkayang: Studi Kasus Kawasan Ekowisata Riam Pangar. Jurnal Nasional Pariwisata, 10(1), 22. https://doi.org/10.22146/jnp.59469

Siwiendrayanti, A., Anggoro, S., & Nurjazuli, N. (2020). Literature review: The contribution of mangrove ecosystem condition to mosquito population. E3S Web of Conferences, 202.

https://doi.org/10.1051/e3sconf/202020205016

Sunaryo, B. 2013. Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.

Utamy, W. A., Susanti, E., & Runiawati, N. 2023. Good tourism governance dalam pengelolaan ekowisata mangrove Kampung Teluk Semanting Kabupaten Berau. JANE-Jurnal Administrasi Negara, 14(2), 658–670. https://doi.org/10.24198/jane.v14i2.45126

Widiantari, S. 2020. Penalaran moral sebagai pemoderasi pengaruh tipe nilai personal pada sikap akuntabilitas lingkungan. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 4(2), 221–230. https://doi.org/10.38043/jiab.v4i2.2329

Published

2025-12-01

Issue

Section

Articles