PENGEMBANGAN E-MODUL PROJECT BASED LEARNING MATA KULIAH MANAJEMEN PROYEK PADA PENDIDIKAN VOKASI
DOI:
https://doi.org/10.22225/pd.8.1.1218.105-116Keywords:
E-modul project based learning, manajemen proyek, pendidikan vokasiAbstract
Penelitian ini berawal dari permasalahan dalam proses pembelajaran mata kuliah Manajemen Proyek, di dalam proses pembelajaran masih menggunakan modul yang tidak memadai, sulit untuk memahami materi, dan masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab sehingga mahasiswa tidak mendapatkan pengalaman secara langsung dalam memahami konsep Manajemen Proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk merancang e-modul project based learning, 2) untuk mengetahui respon dosen dan mahasiswa terhadap pengembangan e-modul. Subjek penelitian ini 45 mahasiswa dan 3 dosen pendidikan teknik bangunan. Untuk mengetahui respon mahasiswa dan dosen terhadao pengembangan e-modul project based learning, data diperoleh menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain e-modul project based learning berhasil dikembangkan berdasarkan uji yang dilakukan. Hasil tanggapan 45 mahasiswa terhadap pengembangan e-modul project based learning dengan nilai rata-rata 86 dengan kategori Sangat Praktis, dan hasil tanggapan 3 dosen terhadap pengembangan e-modul project based learning dengan nilai rata-rata 92 dengan kategori Sangat Praktis.References
nonim. (1993). Peraturan Menteri Pekerjaan umum Nomor: 63/PRT/1993 tentang Garis Sempadan Sungai, Daerah Manfaat Sungai, Daerah Penguasaan Sungai dan Bekas Sungai. Jakarta.
Anonim. (2009). Peraturan Daerah No. 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali. Denpasar: Pemerintah Daerah Provinsi Bali.
Anonim. (2011). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai. Jakarta.
nonim. (2012). Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gianyar. Gianyar: Pemerintah Kabupaten Gianyar.
Anonim. (2012). Selamatkan Tukad Petanu. Retrieved April 22, 2015, from http://www.tukadpetanu.com/peta-peta-data
Bakosutanal. (2002). Peta Rupa Bumi. Jakarta: Bakosurtal.
Bukit, M. (2014). Strategi Dan Inovasi Pendidikan Kejuruan Dari Kompetensi Ke Kompetensi. Bandung: Alfabeta.
Dimyati, D. H., & Nurjaman, K. (2014). Manajemen Proyek. Yogyakarta: Pustaka Setia.
Giatman, M. (2013). Manajemen Proyek Kontruksi. Padang: Universitas Negeri Padang.
Heinrich, & Hergt. (1999). Atlas Oekologie. Muenchen: Deutsche Verlag.
Irianto, D. (207). Industry 4.0: The Challenges of Tomorrow. Seminar Nasional Teknik Industri. Malang.
Kemendikbud. (2017). Panduan Praktis Penyusunan E-Modul Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
Kennedy, O. O. (2011). Philosophical and sociological overview of vocational-technical education in Nigeria. Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 167-175.
Kosasih. (2014). Strategi Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Yarma Widya.
Maryono, A. (2009, Januari). Kajian Lebar Sempadan Sungai (Studi Kasus Sungai-Sungai di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Dinamika TEKNIK SIPIL, 9(1), 55-56.
Mukti, A. G. (2018). Formula 4C untuk Bertahan pada Era Revolusi Industri 4.0. Bandung: Ristekdikti (Sumberdaya). Retrieved from http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/index.php/2018/05/04/formula-4c-untuk-bertahan-pada-era-revolusi-industri-4-0/
Rahdiyanta, D. (n.d.). Teknik Penyusunan Modul. Yogyakarta: Staff Universitas Negeri Yogyakarta. Retrieved from http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/dr-dwi-rahdiyanta-mpd/20-teknik-penyusunan-modul.pdf
Sani, R. A. (2014). Pembelajaran Saintifik. Jakarta: Bumi Aksara.
Soeharto. (1999). Manajemen Proyek (Dari Konseptual Sampai Operasional). Jakarta: Erlangga.
Anonim. (1993). Peraturan Menteri Pekerjaan umum Nomor: 63/PRT/1993 tentang Garis Sempadan Sungai, Daerah Manfaat Sungai, Daerah Penguasaan Sungai dan Bekas Sungai. Jakarta.
Anonim. (2009). Peraturan Daerah No. 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali. Denpasar: Pemerintah Daerah Provinsi Bali.
Anonim. (2011). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai. Jakarta.
Anonim. (2012). Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gianyar. Gianyar: Pemerintah Kabupaten Gianyar.
Anonim. (2012). Selamatkan Tukad Petanu. Retrieved April 22, 2015, from http://www.tukadpetanu.com/peta-peta-data
Bakosutanal. (2002). Peta Rupa Bumi. Jakarta: Bakosurtal.
Bukit, M. (2014). Strategi Dan Inovasi Pendidikan Kejuruan Dari Kompetensi Ke Kompetensi. Bandung: Alfabeta.
Dimyati, D. H., & Nurjaman, K. (2014). Manajemen Proyek. Yogyakarta: Pustaka Setia.
Giatman, M. (2013). Manajemen Proyek Kontruksi. Padang: Universitas Negeri Padang.
Heinrich, & Hergt. (1999). Atlas Oekologie. Muenchen: Deutsche Verlag.
Irianto, D. (207). Industry 4.0: The Challenges of Tomorrow. Seminar Nasional Teknik Industri. Malang.
Kemendikbud. (2017). Panduan Praktis Penyusunan E-Modul Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
Kennedy, O. O. (2011). Philosophical and sociological overview of vocational-technical education in Nigeria. Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 167-175.
Kosasih. (2014). Strategi Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Yarma Widya.
Maryono, A. (2009, Januari). Kajian Lebar Sempadan Sungai (Studi Kasus Sungai-Sungai di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Dinamika TEKNIK SIPIL, 9(1), 55-56.
Mukti, A. G. (2018). Formula 4C untuk Bertahan pada Era Revolusi Industri 4.0. Bandung: Ristekdikti (Sumberdaya). Retrieved from http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/index.php/2018/05/04/formula-4c-untuk-bertahan-pada-era-revolusi-industri-4-0/
Rahdiyanta, D. (n.d.). Teknik Penyusunan Modul. Yogyakarta: Staff Universitas Negeri Yogyakarta. Retrieved from http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/dr-dwi-rahdiyanta-mpd/20-teknik-penyusunan-modul.pdf
Sani, R. A. (2014). Pembelajaran Saintifik. Jakarta: Bumi Aksara.
Soeharto. (1999). Manajemen Proyek (Dari Konseptual Sampai Operasional). Jakarta: Erlangga.
Subdin Pengairan, D. (2006). Rancangan Naskah Akademik Peraturan Sempadan Sungai. Yogyakarta: Dinas Pekerjaan Umum.
Sugioyo. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sulisworo, D. (n.d.). Konsep Pembelajaran Project Based Learning. Semarang: PT. Sindur Press.
Sung, T. K. (217). Industri 4.0: a Korea perspective. Technological Forecasting and Social Change Journal, 1-6.
Syamsuar, & Reflianto. (2018). Pendidikan Dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, Vol.6 No.2. doi:10.24036/et.v2i2.101343
Thiagarajan, Sivasailan, & And Other. (1920). Instructional Development for Training Teacher of Exceptional Children. Washington: National Center For Improvement Of Educational.
Tjandrawina, R. R. (2016). Industri 4.0: Revolusi industri abad ini dan pengaruhnya pada bidang kesehatan dan bioteknologi. Jurnal Medicinus, Vol.29 No.1.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st-century skills: learning for life in our times. United State (US): Jossey-Bass A Wiley Imprint.
Wibisono, D. S. (2018). Perencanaan Revetment dengan Tumpukan Geobag di Pantai Keramas Gianyar. Denpasar: Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Warmadewa.
Yahya, M. (2015). Analisis wawasan kejuruan mahasiswa jurusan pendidikan teknik otomotif Universitas Negeri Makassar. Journal Mekom (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan), 1-9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





