Analisa debit banjir rancangan Bendungan Palasari menggunakan HEC-HMS

Authors

  • Ni Luh Putri Prabandari Magister Teknik Sipil, Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
  • I Putu Gustave Suryantara Pariartha Magister Teknik Sipil, Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Silvia Gabrina Tonyes Magister Teknik Sipil, Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22225/pd.14.1.11181.1-9

Keywords:

CA Palasari, design flood, HEC-HMS, SCS-CN method

Abstract

The Palasari Dam is a rock fill structure with a flood storage capacity of 10.37 million m³ and encompasses a catchment area of 40.75 km². In recent years, catastrophic climate changes have caused considerable variations between drought and intense rainfall, heightening the danger of dam failure owing to abrupt increases in water volume. This study is to assess the anticipated flood flow in the Palasari Watershed utilizing the Soil Conservation Service-Curve Number (SCS-CN) methodology within the HEC-HMS software. The utilized data include maximum annual rainfall from the CHIRPS satellite for the years 2004 to 2023, land use information retrieved from the Indonesia Geospatial Portal, and soil type data derived from HWSD v.2 (FAO). Simulations were performed for recurrence intervals of 5, 10, 25, 50, 100, and 1000 years, in addition to the Probable Maximum Flood (PMF). Validation indicates that the SCS approach in HEC-HMS yields greater flood discharge predictions than the Nakayasu method utilized in the 2018 Special Study of the Palasari Dam. The minimum discharge recorded at a 5-year return period was 64.60 m³/second, whilst the maximum discharge reached during the Probable Maximum Flood (PMF) was 710.70 m³/second. A notable discrepancy is evident in QPMF, with the SCS method documenting a discharge of 710.70 m³/second, surpassing the Nakayasu method's output of 686.07 m³/second. The SCS-CN method demonstrates a more conservative approach in calculating flood discharge, hence enhancing the safety margin in dam planning. Conversely, HEC-HMS offers advantages in assessing lag time and its integration with GIS, rendering it a more pragmatic method for water resource management in Indonesia. This research significantly enhances the formulation of Emergency Action Plans (EAP), especially in the context of dam failure analysis, aimed at mitigating risks associated with high flooding.

References

Al-Ambari, N. R., Amal, N., & Helda, N. (2023). Analisis Kapasitas Sungai Balangan-Perbandingan Debit Terukur Dengan Metode Haspers. Buletin Profesi Insinyur, 6(3), 64–71. https://doi.org/10.20527/bpi.v6i3.201

Ardinata, A., Poernomo, Y. C. S., & Candra, A. I. (2020). Studi Kolam Retensi Sebagai Upaya Pengendalian Banjir Sungai Bruno Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil, 3(2), 205. https://doi.org/10.30737/jurmateks.v3i2.1098

Azhari, Z. A., Limantara, L. M., & Fidari, J. S. (2022). Studi Rasionalisasi Kerapatan Jaringan Stasiun Hujan dengan Metode Kagan-Rodda di Sub DAS Bango. Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2 No. 2(2), 234–245.

Badan Standarisasi Nasional. (2012). SNI 7746Tata Cara Penghitungan Hujan Maksimum Boleh Jadi dengan Metode Hersfield.

Balai Teknik Bendungan. (2022a). Modul 1 Analisis Curah Hujan.

Balai Teknik Bendungan. (2022b). Modul 2 Analisis Debit Banjir.

Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. (2018). Laporan Akhir Special Study Bendungan Palasari, Benel, Gerokgak, dan Telaga Tunjung di Provinsi Bali.

Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. (2023). Laporan Akhir Updating AKNOP Bendungan Palasari.

BWS Bali-Penida. (2023). Laporan Akhir Updating AKNOP Bendungan Palasari tahun 2023.

Damayanti, A. C., Limantara, L. M., & Haribowo, R. (2022). Analisis Debit Banjir Rancangan Dengan Metode HSS Nakayasu, HSS ITB-1, Dan HSS Limantara Pada DAS Manikin Di Kabupaten Kupang. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2), 313. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.25

Gangrade, S., Kao, S., Naz, B. S., Rastogi, D., Ashfaq, M., Singh, N., & Preston, B. L. (2018). Sensitivity of Probable Maximum Flood in a Changing Environment. Water Resources Research, 54(6), 3913–3936. https://doi.org/10.1029/2017wr021987

Hak, A. B., Cahyono, A. B., & Nurwatik, N. (2022). Analisis Dan Validasi Hasil Simulasi Luapan Air Kali Kedungbener Di Kecamatan Kebumen Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Geoid, 17(1), 62. https://doi.org/10.12962/j24423998.v17i1.10191

Harisuseno, D., Wahyuni, S., & Dwirani, Y. (2020). Penentuan Formulasi Empiris Yang Sesuai Untuk Mengestimasi Kurva Intensitas Durasi Frekuensi. Jurnal Teknik Pengairan, 11(1), 47–60. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2020.011.01.06

Haryanto, I., & Utomo, H. (2022). Studi Awal Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Perkerasan Kaku Di Atas Tanah Lempung Ekspansif. Jurnal Rekayasa Sipil (Jrs-Unand), 18(3), 165. https://doi.org/10.25077/jrs.18.3.165-177.2022

Husna, S. lidia, Safriani, M., & Farizal, T. (2022). Perbandingan Analisis Debit Banjir Menggunakan Hidrograf Satuan Sintetis (Hss) Snyder Dan Nakayasu Pada Sungai Krueng Tripa. Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 3(2), 8–19. https://doi.org/10.55377/jmtss.v3i2.5695

Ikhsan, C. (2020). Analisis Kapasitas Tanggul Sungai Kali Lamong Akibat Banjir Tahunan Dalam Kondisi Terendam Sebagian Dan Seluruhnya Dengan Software Hec-Ras 5.0. Dinamika Teknik Sipil Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 13(1), 26–29. https://doi.org/10.23917/dts.v13i1.11592

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Sistem Informasi Bendungan dan Waduk. https://sinbad.sda.pu.go.id/web/

Khairi, M. A. F., Suprijanto, H., & Hendrawan, A. P. (2022). Analisis Keruntuhan Bendungan Rukoh Kabupaten Pidie Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Dan Berbasis InaSAFE. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(1), 1–66. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.05

Klau, R. R., Lango, A. K. W., Krisnayanti, D. S., Udiana, I. M., & de Rozari, P. (2024). Prediction of Peak Discharge Using the SCS Curve Number Method in the Manikin Watershed. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1343(1), 12007. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1343/1/012007

Limantara, L. M. (2018). Hidrologi Praktis. UB Press.

Listyarini, D., Hidayat, Y., & Tjahjono, B. (2018). Mitigasi Banjir Das Citarum Hulu Berbasis Model Hec-HMS. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 20(1), 40–48. https://doi.org/10.29244/jitl.20.1.40-48

Liu, W., Hsieh, T.-H., & Liu, H.-M. (2021). Flood Risk Assessment in Urban Areas of Southern Taiwan. Sustainability, 13(6), 3180. https://doi.org/10.3390/su13063180

Marko, K., & Zulkarnain, F. (2018). Pemodelan Debit Banjir Sehubungan Dengan Prediksi Perubahan Tutupan Lahan Di Daerah Aliran Ci Leungsi Hulu Menggunakan HEC-HMS. Jurnal Geografi Lingkungan Tropik, 2(1). https://doi.org/10.7454/jglitrop.v2i1.31

Munajad, R. and Suprayogi, S. (2015). Kajian Hujan-Aliran menggunakan Model HEC-HMS di Sub Daerah Aliran Sungai Wuryantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Jurnal Bumi Indonesia, 4(1).

Murdhianti, A., Juwono, T., Asmaranto, R., Magister, M., Sumber, M., Air, D., & Brawijaya, U. (2016). Mitigasi Bencana Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Berdasarkan Dambreak Analysis Pada Bendungan Benel Di Kabupaten Jembrana. Jurnal Teknik Pengairan, 7(2), 193–204.

Omar, S. M. A., Ariffin, W. N. H. W., Sidek, L. M., Basri, H., Khambali, M. H. M., & Ahmed, A. N. (2022). Hydrological Analysis of Batu Dam, Malaysia in the Urban Area: Flood and Failure Analysis Preparing for Climate Change. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(24), 16530. https://doi.org/10.3390/ijerph192416530

Pariartha, I. P. G. S., Arimbawa, I. K. D., & Yekti, M. I. (2021). Analisis Debit Rencana Tukad Unda Bagian Hilir menggunakan HEC-HMS. Jurnal Teknik Pengairan, 12(2), 116–126. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2021.012.02.04

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 27/PRT/M/2015 Tentang Bendungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (2023). https://jdih.pu.go.id/detail-dokumen/2721/1

Putiamini, S., Kusratmoko, E., & Syamsudin, F. (2017). Pemodelan Kejadian Banjir Daerah Aliran Sungai Ciliwung Hulu Dengan Menggunakan Data Radar. Jurnal Geografi Lingkungan Tropik, 1(1). https://doi.org/10.7454/jglitrop.v1i1.3

Rahman, R. H. (2021). Analisis Perbandingan Perhitungan Debit Puncak Banjir Rancangan dengan Metode Der Weduwen, Melchior dan Haspers pada DAS Renggung. Universitas Mataram.

Ramandany, V., Hariyanto, T., & Nurwatik, N. (2023). Analisis Daerah Rawan Banjir Menggunakan Metode Skoring Dan Pembobotan Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kabupaten Sidoarjo). Jurnal Teknik Its, 12(1). https://doi.org/10.12962/j23373539.v12i1.105728

Rismasari, R., Harisuseno, D., & Hendrawan, A. P. (2018). Kajian Penanggulangan Genangan Yang Terintegrasi Di Kawasan Pilang, Probolinggo. Jurnal Teknik Pengairan, 9(1), 47–59. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2018.009.01.5

Sabriyati, D., & Hadi, M. P. (2022). Kajian Hidrologi Debit Puncak Penyebab Banjir Bandang Menggunakan Pemodelan Hidrograf Satuan Sintesis-SCS (HSS-SCS). Jurnal Akuatiklestari, 5(2), 80–90. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v5i2.4527

Simatupang, S. A., Tanan, B., & Lukman, M. (2020). Tinjauan Perencanaan Terowongan Pengelak Bendungan Karalloe Di Kabupaten Gowa. Paulus Civil Engineering Journal, 2(1), 63–69. https://doi.org/10.52722/pcej.v2i1.123

Siregar, D. C. (2020). Analisis Variabilitas Curah Hujan Dan Suhu Udara Di Tanjungpinang. Jurnal Material Dan Energi Indonesia, 9(02), 45. https://doi.org/10.24198/jmei.v9i2.23834

Soulis, K. X., & Valiantzas, J. D. (2011). SCS-CN Parameter Determination Using Rainfall-Runoff Data in Heterogeneous Watersheds. The Two-Cn System Approach. https://doi.org/10.5194/hessd-8-8963-2011

Suprayogi, S., Rifai, R., & Latifah, R. (2021). HEC-HMS Model for Urban Flood Analysis in Belik River, Yogyakarta, Indonesia. Asean Journal on Science and Technology for Development, 38(1). https://doi.org/10.29037/ajstd.643

US Army Corps of Engineers. (2022). HEC-HMS User ’ s Manual. US Army Corps of Engineers.

Wangwongwiroj, N., & Khemngoen, C. (2019). Probable Maximum Precipitation in Tropical Zone (Thailand) as Estimated by Generalized Method and Statistical Method. International Journal of Climatology, 39(13), 4953–4966. https://doi.org/10.1002/joc.6119

Wasono, A., Sari, Y. K., Sangkawati, S., Nugroho, H., Sipil, T., Sipil, D. T., Teknik, F., & Diponegoro, U. (2022). Analisis Debit Banjir Berdasarkan Data Curah Hujan Pada DAS Sekampung Menggunakan Pemodelan HEC-HMS. AGREGAT, 7(2), 686–692.

Downloads

Published

2025-06-28

Issue

Section

Articles