PENINGKATAN INFRASTRUKTUR DRAINASE PURA PEJENENGAN DADIA TEBEN DAYANG, DESA SIBETAN, KECAMATAN BEBANDEM, KAB. KARANGASEM

Authors

  • I Made Kusuma Wiranata Univeritas Warmadewa
  • Cokorda Agung Yujana
  • Gde Wikan Pradnya Dana

DOI:

https://doi.org/10.22225/jad.5.2.2025.11-20

Keywords:

genangan air, biopori, drainase

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada peningkatan infrastruktur drainase di Pura Pejenengan Dadia Teben Dayang, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali. Wilayah ini menghadapi masalah genangan air, erosi tanah, dan pengelolaan air hujan yang tidak optimal akibat curah hujan tinggi dan permeabilitas tanah rendah, yang mengganggu aktivitas keagamaan dan kenyamanan masyarakat.

Solusi utama adalah penerapan teknologi biopori, lubang resapan vertikal berbahan pipa PVC berdiameter 150 mm dengan lubang-lubang untuk meningkatkan infiltrasi air, mengurangi genangan, mencegah erosi, dan memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk. Kegiatan meliputi survei awal, pengukuran, penyelidikan tanah, analisis data, desain titik biopori dan drainase, serta pemasangan bersama masyarakat.

Hasil menunjukkan Kebutuhan Biopori pada lahan Pura ini yaitu 24 Buah dan akan dipasang 20 buah biopori dengan diameter 150 mm dengan dalam 1 meter, selain itu juga dikombinasikan dengan rekomendasikan titik pembuatan saluran drainase untuk memperecepat keluarnya limpasan air hujan di area pura.

Program ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan, kelestarian pura, dan menjadi model pembangunan berkelanjutan. Rencana lanjutan: monitoring efektivitas dan ekspansi ke lokasi serupa.

References

Arifin, Z., Tjahjana, D. D. D. P., Rachmanto, R. A., Suyitno, S., Prasetyo, S. D., & Hadi, S. (2020). Penerapan Teknologi Biopori Untuk Meningkatkan Ketersedian Air Tanah Serta Mengurangi Sampah Organik Di Desa Puron Sukoharjo. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 9(2), 53. https://doi.org/10.20961/semar.v9i2.43408

BPS Kabupaten Karangasem. (2019). Badan Pusat Statistik Kabupaten Karangasem. Jumlah Curah Hujan, 2012-2016. https://karangasemkab.bps.go.id/id/statistics-table/1/MyMx/jumlah-curah-hujan--2012-2016.html

Hartati, T. M., Teapon, A., Wati, I., Vitri Indrawati, U. S. Y., & Aji, K. (2023). Analisis Kapasitas Infiltrasi pada Beberapa Tipe Lahan Tegalan di Kelurahan Sasa Kecamatan Ternate Selatan. Agrikultura, 34(3), 401. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v34i3.47021

Hidayat, A., Agung Wibowo, M., Utomo Dwi Hatmoko, J., Kistiani, F., Hermawan, F., Sentik Herman Merukh, S., & Zachari, M. (2021). Pembuatan Biopori Sebagai Upaya Peningkatan Laju Infiltrasi Dan Cadangan Air Tanah Serta Pengendalian Banjir. Jurnal Pasopati, 3(3), 129. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati

Safitri, R., Purisari, R., & Mashudi, M. (2019). Pembuatan Biopori dan Sumur Resapan untuk Mengatasi Kekurangan Air Tanah di Perumahan Villa Mutiara, Tangerang Selatan. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 39–47. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.5.1.39-47

Setyono, D., & Maulana, A. (2023). Perencanaan Kebutuhan Lubang Resapan Biopori ( LRB ) dalam Rangka Konservasi Air di Kampus A Universitas Negeri Jakarta. 9(1), 45–50.

SNI 8456-2017-Sumur Dan Parit Resapan Air Hujan (2017).

Widanan, I. W., Ayu, P., Permatasari, D., Ngurah, I. G., & Respati, H. (2024). Pengabdian Berbasis Masterplan dalam Penyusunan Rencana Penataan Pura Dadia Teben Dayang Bersama Kelompok Masyarakat Pengemong Pura di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Karangasem Bali. 2(6), 2359–2369.

Wirawan, I. G. N. P. D., & Pendit, I. M. R. (2017). Penerapan Tri Hita Karana Dalam Harmonisasi Konservasi Dan Budaya Di Daya Tarik Wisata Kebun Raya Bali. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 4, 18–32. https://doi.org/10.24843/jumpa.2017.v04.i02.p02

Published

2025-12-31