PENGARUH SISTEM PERPAJAKAN DAN SANKSI PAJAK TERHADAP PERSEPSI PENGGELAPAN PAJAK DIMODERASI PREFERENSI RESIKO

  • Luh Putri Mas Mirayani Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • RR. Maria Yulia Dwi Rengganis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Abstract

The taxation system in Indonesia, namely the self-assessment system, requires taxpayers to do their own tax reporting and this is prone to evasion by taxpayers. However, on the other hand, preventive tax sanctions are used as an effort to prevent this. There are inconsistent results from previous studies related to the tax system and tax sanctions on perceptions of tax evasion, so risk preference is used as a moderating variable. Risk preference is the extent to which taxpayers dare to take risks in terms of tax reporting. These three things are closely related to the perception or intention of the taxpayer to commit or not to commit tax evasion.

This research was conducted on individual taxpayers at KPP Pratama South Badung. The type of data used is primary data obtained through distributing questionnaires. The sample used is 100 respondents determined by the Slovin formula. The analysis technique used is moderated regression analysis.

The results showed that the taxation system has a positive effect on perceptions of tax evasion. Tax sanctions have a negative effect on perceptions of tax evasion, risk preferences are unable to moderate the influence of the tax system on perceptions of tax evasion, and risk preferences strengthen the relationship between tax sanctions and perceptions of tax evasion

References

Ardian, Raden Devri dan Pratomo, D. (2015). Pengaruh Sistem Perpajakan dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penggelapan (Tax Evasion) Oleh Wajib Pajak Badan (Studi Pada KPP Pratama Wilayah Kota Bandung). E – Proceeding of Management, 2(3), 3169–3178.

Arum, H. P. (2012). engaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Kegiatan Usaha dan Pekerjaan Bebas (Studi Wilayah KPP Cilacap. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.

Asri, I. K. S. (2016). Pengaruh proporsi komisaris independen, komite audit, preferensi risiko eksekutif dan ukuran perusahaan pada penghindaran pajak. Ojs.Unud.Ac.Id, 16, 72–100. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/download/15182/14302

Budiman, J. dan S. (2012). Pengaruh Karakter Eksekutif terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance). Disertasi S3. Universitas Gadjah Mada. Carolina, V. Repository.Umy.Ac.Id. http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/17163/9 BAB V.pdf?sequence=9&isAllowed=y

Damayanti, Dini, Nasir, Azwir dan Paulus, S. (2017). Pengaruh Keadilan, Self Assessment System, Diskriminasi, dan Kemungkinan Terdeteksinya Kecurangan Terhadap Persepsi Wajib Pajak Dalam Tindakan Penggelapan Pajak (Studi Empiris Pada Wajib Pajak Badan Yang Terdaftar di KPP Pratama Tampan Pekanbaru). JOM Fekon, 4(1), 426–440.

Fagbemi, T. O. and O. M. U. (2011). An Appraisal of The Determinants of Timeliness of Audit Report in Nigeria: Evidence From Selected Quoted Companies. Business Intelligence Journal.

Fajarwati. (2016). Persepsi Wajib Pajak Mengenai Pengaruh Keadilan, Sistem Perpajakan Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Penggelapan Pajak. Jurnal.Unismabekasi.Ac.Id. https://jurnal.unismabekasi.ac.id/index.php/jrak/article/view/643

Fatimah dan Wardani. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi penggelapan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Temanggung. Jurnal.Ustjogja.Ac.Id. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/akuntansidewantara/article/view/20

Ganescu. (2012). Assessing corporate social performance from a contingency theory perspective. Elsevier. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S221256711200264X

Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23. (8th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hafizhah., I. (2016). Pengaruh Etika Uang (Money Ethics) Terhadap Kecurangan Pajak (Tax Evasion) Dengan Religiusitas, Gender, Dan Materialisme Sebagai Variabel Moderasi.

Hanafi, U. (2014). Analisis pengaruh kompensasi eksekutif, kepemilikan saham eksekutif dan preferensi risiko eksekutif terhadap penghindaran pajak perusahaan. Ejournal3.Undip.Ac.Id, 3(2), 1–11. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/6180

Hasanah, N. (2013). Efektifitas Pelaksanaan Self Assessment System dan Modernisasi Administrasi Pajak Terhadap Kualitas Pelayanan Pajak (Studi Kasus Pada KPP Kebon Jeruk 1). Journal.Unj.Ac.Id, 8(1). http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/wahana-akuntansi/article/view/651

Jones, C. P. (2004). Analyzing stock market volatility using extreme-day measures. Journal of Financial Research, 27(4), 585–601. https://doi.org/10.1111/J.1475-6803.2004.00109.X

Komang, N., Dewi, T. J., Lely, N. K., & Merkusiwati, A. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi wajib pajak mengenai etika atas penggelapan pajak (tax evasion). Ojs.Unud.Ac.Id, 18, 2534–2564. https://ojs.unud.ac.id/index.php/akuntansi/article/download/27207/18056

Lubis, A. I. (2011). Akuntansi Keperilakuan (2nd ed.). Salemba Empat.

Maghfiroh, Dhinda dan Fajarwati, D. (2016). Persepsi Wajib Pajak Mengenai Pengaruh Keadilan, Sistem Perpajakan Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Penggelapan Pajak. Jurnal.Unismabekasi.Ac.Id, 7(1), 39–55.

Mirah, A. A., Paramita, P., Ayu, G., & Budiasih, N. (2016). Pengaruh sistem perpajakan, keadilan, dan teknologi perpajakan pada persepsi wajib pajak mengenai penggelapan pajak. Ojs.Unud.Ac.Id, 17, 1030–1056. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/download/19884/16024

N, H. M. A. dan C. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi wajib pajak mengenai penggelapan pajak. Ejournal3.Undip.Ac.Id, 3(3), 1–7. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/6045

Nickerson, I. (2009). Presenting the dimensionality of an ethics scale pertaining to tax evasion. Researchgate.Net.

Permatasari, I. dan H. L. (2013). Minimalisasi Tax Evasion Melalui Tarif Pajak, Teknologi dan Informasi Perpajakan, Keadilan Sistem Perpajakan, dan Ketepatan Pengalokasian Pengeluaran Pemerintah (Studi Empiris pada Wajib Pajak Orang Priadi di Wilayah KPP Pratama Pekanbaru Senapelan). Diponegoro Journal Of Accounting.

Prof. Dr. Mardiasmo, M. A. (2016). Perpajakan.

Pulungan, Riski Hamdani, Taufik, T. dan J. (2015). Pengaruh Keadilan, Sistem Perpajakan dan Kemungkinan Terdeteksinya Kecurangan Terhadap Persepsi Wajib Pajak Mengenai Etika Penggelapan Pajak (Tax Evasion). JOM Fekon, 2(1), 1–14.

Putri, Harmi, Tanjung, Amries Rusli dan S, A. (2017). Pengaruh Sistem Perpajakan, Diskriminasi, Kepatuhan dan Pengetahuan Perpajakan Terhadap Persepsi Wajib Pajak Mengenai Etika Penggelapan Pajak. JOM Feko, 4(1), 2045–2058.

Resmi, S. (2017). Perpajakan Teori dan Kasus. Salemba Empat.

Robbins, Stephen P., dan Judge, T. A. (2015). Perilaku Organisasi. Salemba Empat.

Sariani, P. (2016). Pengaruh Keadilan, Sistem Perpajakan, Diskriminasi, dan Biaya Kepatuhan Terhadap Persepsi Wajib Pajak Mengenai Etika Penggelapan Pajak (Tax Evasion) Pada. Ejournal.Undiksha.Ac.Id. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/S1ak/article/view/8986

Silaen, Charles dan Basri, Y. M. dan A. (n.d.). Pengaruh Sistem Perpajakan, Diskriminasi, Teknologi dan Informasi Perpajakan Terhadap Persepsi Wajib Pajak Mengenai Etika Penggelapan Pajak (Tax Evasion). Jom FEKON, 2(2), 1–15.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.

Suminarsasi, W. dan S. (2012). Pengaruh Keadilan, Sistem Perpajakan dan Diskriminasi terhadap Persepsi Wajib Pajak mengenai Etika Penggelapan Pajak (Tax Evasion). Simposium Nasional Akuntansi XV Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Susmitha, Y. (2012). Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Pada Kinerja Manajerial Dengan Locus Of Control dan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Pemoderasi. Researchgate.Net.

Tangpong, H. (2019). Toward an agent-system contingency theory for behavioral supply chain and industrial marketing research. Industrial Marketing Management, 83, 134–147. https://doi.org/10.1016/J.INDMARMAN.2018.10.003

W Rachmadi. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi wajib pajak orang pribadi atas perilaku penggelapan pajak (studi empiris pada wajib pajak terdaftar di KPP Pratama. Ejournal3.Undip.Ac.Id, 3(2). https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/6181

Waluyo. (2017). Perpajakan Indonesia (12th ed.). Salemba Empat.

Yuli Lestari Labangu, U. D. (2021). PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PAJAK DAN PREFERENSI RISIKO TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ATAS PELAPORAN SPT ( Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari ). JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN, 5(2), 146–161. https://doi.org/10.33772/JAK-UHO.V5I2.15927

Zain, M. (2007). Manajemen Perpajakan. Salemba Empat.

Published
2023-07-05
How to Cite
Mirayani, L. P. M., & Rengganis, R. M. Y. D. (2023). PENGARUH SISTEM PERPAJAKAN DAN SANKSI PAJAK TERHADAP PERSEPSI PENGGELAPAN PAJAK DIMODERASI PREFERENSI RESIKO. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 15(1), 35-50. https://doi.org/10.22225/kr.15.1.2023.35-50
Abstract viewed = 645 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 536 times