Analisis Putusan Nomor 2058 K/PDT/2019 Tentang Wanprestasi Perjanjian Jual Beli Rumah
Keywords:
default, purchasing deed, supreme court decisionAbstract
Supreme Court Decision Number 2058 K/Pdt/2019 is a case of default arising from a house sale and purchase agreement between a buyer and a seller. In this case, the seller did not fulfill the obligation to hand over the object of the sale and purchase in the form of a house along with a certificate even though the buyer had made the payment according to the agreement. This study aims to analyze the judge's legal considerations in deciding the case of default in a house sale and purchase agreement based on the decision. This study uses a normative legal research method with a statutory approach and decision study.
References
Agus yudha Hernoko,”Hukum Perjanjian”,Jakarta,Prenada Media,2019
Ahmadi Miru dan Sakka Pati,”Hukum Perjanjian:Penjelasan makna pasal-pasal perjanjian bernama dalam KUHPerdata(BW),Sinar Grafika,Jakarta,2020
Edi krisharyanto,”Anatomi suatu perjanjian”,PERSPEKTIF Volume X No.I Tahun 2005
Gradia dan Alan,”Keabsahan transaksi jual beli rumah ditinjau dari kitab undang-undang hukum perdata” Vol,2,JURRISH,2023
Habib Adjie,”Lintas Waktu:Pendapatan dan pemikiran hukum kenotariatan Indonesia”,CV Bintang Semesta Media,Yogyakarta,2022
Hukumonline.com. (2023). Ketentuan Wanprestasi dalam KUHPerdata. Diakses dari https://www.hukumonline.com
Indrareni Gandadinata,”Wanprestasi dan Penyelesaiannya dalam perjanjian Kredit Pemilikan Rumah pada PT.Bank Internasional Indonesia Kantor Cabang Purwokerto”(semarang:UNDIP,2007)
Johanis F Mondoringin,”Tinjauan hukum tentang hak dan kewajiban penjual dan pembeli dalam perjanjian jual beli menurut KUHPerdata”, Lex Privatum,vol XII,2023
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek).
Kitab Undang-undang Hukum Perdata :
Mariam Darus Badrulzaman. (2019). Aneka Hukum Bisnis. Bandung: Alumni.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2019). Direktori Putusan. Diakses dari https://putusan3.mahkamahagung.go.id
Putusan Nomor 172/PDT/2018/PT.SBY
Putusan Nomor 2058K/Pdt/2019
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2058 K/Pdt/2019 tentang Wanprestasi Perjanjian Jual Beli Rumah.
R. Setiawan. (2016). Pokok-Pokok Hukum Perikatan. Bandung: Alumni.
Salim H. S. (2015). Hukum Kontrak: Teori, Praktik, dan Teknik Penyusunan Kontrak. Jakarta: Sinar Grafika.
Salim H. S. (2003). Hukum kontrak,teori dan Teknik Penyusunan Kontrak. Sinar Grafika. Jakarta
Setiawan, I, K, O. (2015). Hukum perikatan. Sinar Grafika. Jakarta
Siregar, F. (2020). Analisis Wanprestasi dalam Perjanjian Jual Beli Rumah (Studi Kasus Putusan No.2058/K/Pdt/2019). Skripsi. Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.
Subekti. (2017). Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa.
Suparto, A. (2020). Wanprestasi dalam Perjanjian Jual Beli Rumah dan Penyelesaiannya Menurut Hukum Perdata. Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(2), 350–366.
Supeno,”Dasar-dasar hukum perikatan(Hukum perjanjian pada umumnya,perjanjian dalam perspektif hukum internasional,dan perjanjian dalam perspektif hukum islam)”, Salim Media Indonesia,Jambi,2019
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Wahyuni, S. (2021). Tanggung Jawab Hukum Penjual Terhadap Objek Jual Beli yang Tidak Diserahkan. Jurnal Yustisiabel, 6(1), 1–13.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Emir Syarif Fatahillah Pakpahan, Nofrianti Limbong, Citra Bunga Ramadhita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

.png)
.png)










