Pembatalan Pengangkatan Anak Oleh Pengadilan

Authors

  • Wida Sukma Karomah Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Prihati Yuniarlin Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Keywords:

Adoption annulment, child adoption, adoption annulment, legal implications

Abstract

Child adoption represents a solution for married couples unable to have biological children, serving as an alternative path to complete their family happiness. However, the adoption process doesn't always proceed smoothly, and there have been cases where adoption decisions are later annulled. This study examines the legal challenges surrounding adoption annulment cases that have received district court determinations, focusing on the possibility of canceling adoption decisions and their legal consequences. Using normative juridical research methods, this study collected secondary data through literature review and interviews. The findings reveal that adoption annulment becomes possible due to the lack of concrete regulations in existing laws, leaving litigation as the only resolution mechanism. The legal implications of such annulments include the termination of all civil relationships between adopted children and their adoptive parents, resulting in the child's return to their biological parents. This research recommends the development of more comprehensive regulations regarding adoption annulment mechanisms to provide legal certainty for all parties involved.

References

Aisyah, N. (2020). Anak Angkat Dalam Hukum Kewarisan Islam Dan Hukum Perdata. El-Iqtishady, 2(2).

Chandra Andreas Cahyana, M. G. (2022). Aspek Hukum Pelaksanaan Adopsi Anak. Bhirawa Law Journal, 3(2).

Fatia, G. P. (2023). Pengaturan Pengangkatan Anak (Adopsi) dalam Hukum Islam. Jurnal Analogi Hukum, 5(1).

Ghifari, A. A. (2020). Pengaturan Pengangkatan Anak (Adopsi) Berdasarkan Peraturan Perundangan- Undangan Di Indonesia. Kerthanegara, 8(2).

Kefianto. (2024). Sistem Pengangkatan Anak Ditinjau Berdasarkan Hukum Positif dan Hukum Islam di Indonesia. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(2).

Meliala, D. S. (2016). Pengangkatan Anak (Adopsi). Bandung. CV Nuansa Aulia.

Rahayu, T. Q. (2023). Tinjauan Pembatalan Akta Pengangkatan Anak Dihubungkan Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007. Comserva, 3(6).

Tambunan, N. S. (2020). Perkembangan Pengaturan Pelaksanaan Pengangkatan Anak Di Indonesia. Jurnal Retentum, 2(2).

Yasin, A. A. (2021). Hak Waris Anak Angkat Dalam Pespektif Undang - Undang Dan Hukum Islam. Tsaqafatuna, 3(1).

Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Staatsblad No 129 Tahun 1917.

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Peraturan Pemerintah No.54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak.

Peraturan Menteri Sosial Nomor 110/HUK/2009 Tahun 2009 tentang Persyaratan Pengangkatan Anak

Kompilasi Hukum Islam

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 6 Tahun 1983 tentang Penyempurnaan SEMA Nomor 2 Tahun 1979 tentang Prosedur Pengangkatan Anak.

Putusan Nomor 410/Pdt.G/2020/PN Bdg.

Downloads

Published

2025-06-20

How to Cite

Karomah, W. S., & Yuniarlin, P. (2025). Pembatalan Pengangkatan Anak Oleh Pengadilan. Jurnal Preferensi Hukum, 6(1), 132–139. Retrieved from https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/juprehum/article/view/11270