Literature Review: Efek Neuroprotektif Ekstrak Tanaman Kelor (Moringa oleifera) Model In vivo Cedera Otak
DOI:
https://doi.org/10.22225/amj.5.3.2025.245-260Abstract
Traumatic Brain Injury (TBI) menjadi masalah kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi, terutama pada usia produktif. Pilihan terapi neuroprotektif yang efektif masih terbatas. Moringa oleifera mengandung senyawa bioaktif dengan potensi antioksidan, antiinflamasi, dan antiapoptotik. Literature review ini menganalisis efek neuroprotektif ekstrak Moringa oleifera pada model in vivo cedera otak dengan fokus pada ekspresi caspase-3 sebagai biomarker apoptosis. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, Wiley, dan Elsevier untuk artikel berbahasa Inggris periode 2015–2025 menggunakan kata kunci terkait. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta risiko bias dinilai menggunakan SYRCLE’s Risk of Bias. Enam studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Ekstrak daun, biji, dan minyak Moringa oleifera menurunkan stres oksidatif, respon inflamasi, dan ekspresi caspase-3. Pemberian ekstrak memperbaiki fungsi kognitif dan perilaku pada hewan uji. Moringa oleifera berpotensi sebagai agen neuroprotektif pada TBI, namun penelitian lanjutan dan uji klinis pada manusia diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adhindha Amalia, Afifah Allisya, Muyassarah Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

