Stres Oksidatif dan Inflamasi pada Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat: Review Literatur

Authors

  • Helsy Junaidi Universitas Gunadarma
  • Afifah Azizah Ahmad Universitas Gunadarma
  • Ayesha Danish Adlani Universitas Gunadarma
  • Khansa Nabilah Savant Universitas Gunadarma
  • Muhammad Reynard Aydin Universitas Gunadarma
  • Tristan Adrian Parsha Universitas Gunadarma
  • Wahyunia Likhayati Septiana Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.22225/amj.5.3.2025.186-202

Abstract

Terapi sel punca merupakan pengobatan yang sedang berkembang pada bidang terapi regeneratif karena kemampuannya untuk memperbarui diri dan berdiferensiasi menjadi jenis sel lain.  Sel punca mesenkimal asal tali pusat merupakan sel punca mesenkimal yang pengambilannya bersifat non invasif, diterima secara etis dan memiliki kecepatan proliferasi dan ekspansi sel yang tinggi. Aplikasi klinis sel punca melibatkan penempatan sel punca yang ke lokasi patologis untuk menggantikan sel yang rusak atau penggunaan medium terkondisinya yang mengandung molekul sekretori sel punca. Lingkungan patologis suatu penyakit melibatkan  interaksi antara sel dan berbagai molekul. Kondisi stres oksidatif dan inflamasi merupakan proses patologis dasar berbagai penyakit.  Molekul reactive oxygen species (ROS) seperti hidrogen peroksida meningkat dalam kondisi stress oksidatif dan patologis pada berbagai penyakit.  Proses infeksi yang merupakan penyebab kondisi inflamasi juga dapat dipicu oleh lipopolisakarida yang terdapat pada membran luar bakteri. Kedua molekul terbebut banyak digunakan untuk meneliti dampak kondisi patologis pada sel punca secara in vitro. Paparan hidrogen peroksida dan lipopolisakarida dalam kadar tertentu dapat menyebabkan penurunan viabilitas, kemampuan migrasi, dan gangguan differensiasi sel punca. Tinjauan ini ditujukan untuk memahami  pengaruh stres oksidatif terhadap  morfologi, viabilitas, dan tingkat kerusakan sel berdasarkan kadar laktat dehidrogenase (LDH).

 

Published

2026-01-08

Issue

Section

Articles